Home Authors Posts by humas

humas

328 POSTS 0 COMMENTS

IST AKPRIND Wisuda 153 Sarjana dan 16 Ahli Madya, 35 Lulusan berpredikat Cumlaude

0

Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta menyelenggarakan wisuda periode II Tahun Akademik 2019/2020 di Jogja Expo Center, Sabtu (18/1). Pada wisuda ini IST AKPRIND Yogyakarta meluluskan wisudawan sejumlah 169 orang lulusan yang terdiri dari 153 sarjana dan 16 Ahli Madya. Sebanyak 35 wisudawan S1 dan 7 wisudawan D3 berhasil lulus dengan predikat Cum Laude. Lulusan terbaik program sarjana, diraih oleh Efrat Natanael Nainggolan , dari program studi Teknik Geologi yang lulus dengan IPK 3,88 dan lulusan terbaik program D3 Muhammad Rajab Ranu Marjan dari Teknologi Elektronika yang lulus dengan IPK 3,81.

Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T dihadapan para wisudawan, orangtua dan tamu undangan mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di IST AKPRIND. Tidak ketinggalan, selaku pimpinan IST AKPRIND, rektor turut menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua/wali apabila selama mendidik masih banyak kekurangan. Rektor juga berpesan bahwa meskipun wisuda merupakan tanda akhir tugas layanan IST AKPRIND kepada mahasiswa, tetapi wisuda bukanlah akhir dari masa belajar, namun justru awal masa belajar di kehidupan nyata. Sebagai lulusan IST AKPRIND, para wisudawan telah dibekali pengetahuan dan keterampilan berupa pengembangan potensi diri melalui kegiatan Tri Dharma dan berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan seperti BEM, HMJ atau UKM. Semoga ini menjadi bekal untuk terjun dan berkarya di tengah masyarakat.

Rektor mengungkapkan bahwa pada Agustus 2019 IST AKPRIND menduduki peringkat 105 untuk Klasterisasi Perguruan Tinggi, walaupun sebelumnya (tahun 2018) berada di peringkat 99. Pada September 2019, peringkat Kinerja kemahasiswaan IST AKPRIND mendapatkan peringkat 61. Pada 5 November 2019, Klusterisasi PT berdasar Kinerja pengabdian, IST AKPRIND naik status SANGAT BAGUS (peringkat 105), yang sebelumnya KURANG MEMUASKAN. Pada 19 November 2019, Kinerja Penelitian IST AKPRIND juga menunjukkan peningkatan dari status MADYA menjadi status UTAMA (Peringkat 94), dan Yang paling membanggakan pada 26 November 2019 IST AKPRIND menerima hasil akreditasi APT 3.0 dengan peringkat BAIK SEKALI, ini merupakan yang pertama di L2Dikti Wilayah 5 Yogyakarta, dan 1 dari 5 PT yang menerima status BAIK SEKALI pada gelombang pertama di Indonesia dengan Instrumen APT 3.0. Berbagai prestasi tersebut semoga semakin menambah percaya diri dan motivasi para dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya, demikian juga para alumni baru IST AKPRIND untuk menunjukkan pada masyarakat akan kelayakan IST AKPRIND sebagai perguruan tinggi Sains dan Teknologi yang unggul, tutpnya. (tdj)

Efrat Natanael Nainggolan, Putri Pulau Samosir, Pemilik IPK 3.88

0

Efrat Natanael Nainggolan, mahasiswi jurusan Teknik Geologi angkatan 2015 menjadi lulusan terbaik dalam pelaksanaan Wisuda Periode II IST AKPRIND Yogyakarta Tahun Akademik 2019/2020 yang diselenggarakan di Jogja Ekspo Center hari ini.Putri pasangan Rayantua Nainggolan dan Esterina Sidabutar yang berasal dari Marlumba, Simanindo, Samosir, Sumatera Utara tersebut lulus dengan IPK 3.88.

Dalam menyelesaikan studinya, Alumnus SMAN 1 Simanindo, Samosir, SUmatera Utara tersebut melakukan penelitian yang berjudul “Geologi dan Investigasi Geologi Potensi Gerakan Massaberdasar Analisis Sifat Fisik Mekanik Tanah dan Batuan di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo. Dalam menyelesaikan Skripsinya, Efrat Natanael Nainggolan dibimbing oleh Ir. Dwi Indah Purnamawati, M.Si dan Danis Agoes wiloso, S.T., M.T. Kemampuan Efrat dalam melakukan penelitian tersebut membuat skripsinya di ganjar dengan nilai “A” oleh dosen penguji.

Bagi Efrat Natanael Nainggolan, wisuda merupakan akhir, tapi juga awal dari perjuangan yang lebih besar untuk melangkah ke tahap selanjutnya, meraih pencapaian-pencapaian yang lain, mewujudkan angan-angan dan cita-cita agar menjadi sebuah kenyataan. Serta siap menghadapi tantangan dan mampu bersaing dan bekerjasama di dunia kerja maupun di kehidupan bermasyarakat. Hal terpenting yang menjadi pedoman dalam hidup kita adalah selalu bersyukur dan rendah hati atas apa yang sudah kita miliki, dan siap untuk berbagi ilmu yang sudah kita dapatkan. (tdj)

LPPM IST AKPRIND Berikan Pembekalan kepada Peserta KKN

0

Tahun 2020, IST AKPRIND kembali berencana menerjunkan mahasiswanya ke tengah-tengah masyarakat melalui program kuliah kerja nyata (KKN) periode semester ganjil Tahun akademik 2019/2020. Pada KKN periode ini rancananya akan diterjunkan sebanyak 300 mahasiswa yang disebar ke duapuluh tiga pedukuhan dari 3 desa. Salah satu desa lokasi penerjunan KKN adalah desa Sedayu yang berlokasi di wilayah kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Sementara dua desa lainnya berada di wilayah kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul yaitu desa Pengkok dan desa Putat.

Guna memberikan gambaran kepada para mahasiswa tentang kondisi wilayah, alam serta masyarakat lokasi penerjunan KKN, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IST AKPRIND menyelenggarakan pembekalan peserta KKN periode semester ganjil TA 2019/2020, di auditorium IST AKPRIND, Selasa (14/1). Pembekalan peserta KKN dibuka secara resmi oleh rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T. Hadir pada kesempatan tersebut kepala LPPM IST AKPRIND, Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T., serta kepala pusat pengabdian kepada masyarakat, Bambang Kusmartono, S.T., M.T., serta seluruh dosen pembimbing lapangan. Materi pengenalan kondisi wilayah, alam serta masyarakat Desa Sedayu kecamatan Muntilan disampaikan oleh Zaenal selaku Sekretaris Desa mewakili lurah desa Sedayu, Riyadi S yang berhalangan untuk menghadiri acara pembekalan karena ada agenda kegiatan yang bersamaan. Sedangkan untuk pengenalan wilayah dan kondisi masyarakat desa Putat dan Pengkok, disampaikan oleh Camat Patuk, R Haryo Ambar Suwardi, S.H., M.Si.

Kepada peserta pembekalan, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., berpesan agar peserta KKN senantiasa menjaga nama baik almamater serta menjaga kekompakan. Faktor kekompakan merupakan hal penting dalam kesuksesan pelaksanaan KKN. Individu yang memiliki latar belakang jurusan dan kompetensi yang berbeda dalam sebuah kelompok KKN akan menjadi potensi yang dapat dimaksimalkan. Terlebih dari tiap-tiap kelompok mampu dimaksimalkan oleh koordinator desa (kordes) maupun koordinator kecamatan (korcam).

KKN periode semester ganjil TA 2019/2020 menerjunkan 300 mahasiswa yang akan dibagi dalam 23 kelompok. Sebanyak 100 mahasiswa akan diterjunkan di desa Sedayu, Muntilan yang memiliki 8 padukuhan. Sedangkan 200 mahasiswa akan diterjunkan di wilayah kecamatan Patuk dengan 6 kelompok mahasiswa didesa Pengkok, serta 9 kelompok mahasiswa di desa Putat. (tdj)

Daftar sekarang