Home Authors Posts by humas

humas

80 POSTS 0 COMMENTS

IST AKPRIND Apresiasi Dosen Bergelar Doktor

0

IST AKPRIND Yogyakarta memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidiknya. Tenaga pendidik yang memiliki kualitas dan kapabilitas yang baik, sudah tentu akan menghasilkan peserta didik yang baik pula. Dosen sebagai tenaga pendidik merupakan pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai upaya meningkatkan kualitas dosen, IST AKPRIND mendorong setiap dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral. Hal tersebut terungkap saat pemberian apresiasi dan penghargaan dari Yayasan Pembina Potensi Pembangunan (YPPP) dan IST AKPRIND kepada para dosen yang telah selesai studi doktoralnya di Auditorium kampus pusat, Rabu (14/2).

Dr. Edhy Sutanta menerima penyematan pin emas Ketua YPPP Drs. Soenarso Simoen saat memberikan sambutan pada acara tersebut menyampaikan, bahwa Yayasannya selalu mendukung setiap kegiatan IST AKPRIND yang bertujuan untuk meningkatkan perguruan tinggi tersebut. Salah satunya adalah keinginan para dosen untuk menempuh studi lanjut ke jenjang doktoral. Bahkan pihaknya bersama IST AKPRIND telah memiliki kesepakatan bersama berkaitan dengan pembiayaan dosen yang menempuh studi lanjut tersebut. Sementara Rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., mewakili para dosen mengucapkan terimakasih kepada YPPP yang telah menginisiasi pemberian apresiasi dan penghargaan tersebut. Harapannya dengan adanya kegiatan tersebut mampu memberikan motivasi dan semangat terhadap dosen lain yang saat ini masih berpendidikan magister. Dr. Samuel Kritiyana menerima penyematan pin emas

Pemberian apresiasi dan penghargaan kepada para dosen bergelar doktor sebagai wujud rasa syukur ditandai dengan penyematan pin emas oleh Ketua Pembina YPPP yang juga merupakan pendiri IST AKPRIND, H.M. Suwardi, S.E. Dua doktor baru IST AKPRIND yang lulus tahun 2017 lalu, Dr. Edhy Sutanta, S.Kom dari jurusan teknik Informatika, M.Kom dan Dr. Samuel Kristiyana, S.T., M.T. dari jurusan teknik elektro tampil mewakili dosen bergelar doktor lainnya untuk menerima pemberian pin tersebut. Dosen sebagai tenaga pendidik mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan nasional dalam bidang pendidikan, sangat perlu dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat. Saat ini IST AKPRIND baru memiliki 13 dosen yang bergelar doktor, sementara 8 dosen lainnya sedang menempuh pendidikan doktor pada berbagai Perguruan Tinggi Negeri. (tdj)

IST AKPRIND Siap Jadi Tempat Karantina Diksar Yudha XLI Menwa Mahakarta

0

IST AKPRIND mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pendidikan Dasar (Diksar) Yudha XLI komando Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahakarta DIY. IST AKPRIND akan manjadi tempat karantina pada Kamis-Jum’at, (15-16/2) bagi peserta diksar sebelum nantinya akan dipusatkan di  Depo  Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam IV/Diponegoro Magelang Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan komandan Satuan Tugas Diksar Yudha XLI Eko Tulus Wibowo saat beraudiensi dengan jajaran pimpinan IST AKPRIND Yogyakarta, Jum’at (9/2) pagi.

Dalam audiensi yang didampingi oleh pembina Satuan Resimen Mahasiswa Batalyon IST AKPRIND, Bambang Kusmartono, S.T., M.T., Eko Tulus Wibowo menekankan bahwa dalam diksar nanti lebih mengutamakan pada pembinaan mental. Sehingga nanti tidak akan menjurus pada kekerasan  secara  fisik. Eko menambahkan, nantinya lebih dari 260 mahasiswa dari 23 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Yogyakarta akan mengikuti kegiatan diksar ini. Pemateri dalam pembekalan teknis, akan menghadirkan instruktur dari Kementerian Pertahanan Pemerintah Daerah hingga Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan instruktur dan pelatih-pelatih yang kompeten serta berpengalaman tinggi, diharapkan peserta diksar mampu mengaplikasikan hasil pendidikannya untuk kemanfaatan bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Skomen Mahakarta yang ingin menjadikan IST AKPRIND menjadi tempat karantina peserta diksar Yudha XLI tahun 2018 ini. Pihaknya berharap, baik panitia maupun peserta dalam menyelenggarakan diksar ini dapat sukses hingga akhir kegiatan nanti. IST AKPRIND turut berupaya akan menjadi tuan rumah yang baik dengan didukung keberadaan Unit Kegiatan Mahasiswa Menwa Batalyon V Yogyakarta. Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama IST AKPRIND, Ir. Joko Waluyo, M.T., turut mendukung penuh dijadikannya IST AKPRIND dalam mengkarantina peserta Diksar. Keberadaan IST AKPRIND di jantung kota Yogyakarta menjadikan lokasi karantina mudah diakses oleh peserta serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan diksar ini .

IST AKPRIND sebagai perguruan tinggi selain sebagai tempat kuliah mahasiswa juga memiliki berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa, salah satunya adalah resimen Mahasiswa (Menwa). Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada tersebut, diharapkan mahasiswa nantinya bukan hanya memiliki kemampuan akademik dan hardskill namun juga memiliki kemampuan softskill. (tdj).

Pelatihan Assesor Kompetensi 2018

0

Seseorang dalam menyelesaiakan suatu pekerjaan banyak dipengaruhi oleh kemampuannya dalam bidang pekerjaan tersebut. Oleh karena itu agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik harus dikerjakan oleh orang yang memiliki kompetensi di bidang pekerjaan yang dimaksud. Ada beberapa perbedaan yang dimaksud dengan kompetensi. Organisasi yang berbeda akan mendefinisikan kompetensi secara berbeda pula. Seperti beberapa perusahaan di luar negeri menggunakan kompetensi sebagai sinonim dari pengetahuan, keahlian, ketrampilan, dan kemampuan tertentu yang menjadi persyaratan untuk melakukan pekerjaan (Dessler, 2004:70). Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Rektor bidang akademik IST AKPRIND Yogyakarta, Drs. Yudi Setiyawan, M.S., M.Sc. saat membuka pelatihan Assessor Kompetensi Informatika 2018 di Hotel Burza, Jogokaryan, Selasa (6/2).

Dalam pelatihan Assessor Kompetensi Informatika yang diikuti sekotar 50 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut, Yudi Setiyawan mengungkapkan bahwa perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang pesat menjadikan TIK sebagai sebuah enabler dan aset yang berharga bagi organisasi dalam bersaing di kancah global. Dengan demikian, TIK telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sebuah organisasi di Abad ke-21. Tingginya penetrasi TIK di berbagai organisasi berdampak pada besarnya kebutuhan akan Sumber Daya Manusia berbasis TIK atau SDM TIK, daintaranya adalah kebutuhan akan jabatan kerja Programmer maupun jabatan kerja Network Administrator.

Sementara Ketua Jurusan Teknik Informatika, Uning Lestari, S.T., M.Kom menyampaikan bahwa pelatihan Assessor Kompetensi Informatika akan diselenggarakan hingga Sabtu (10/2) mendatang. Sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Mandiri Bersertifikat, Teknik Informatika IST AKPRIND memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas Assesor. Dengan menggandeng pihak-pihak terkait seperti Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Informatika serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), pihaknya sangat optimis kegiatan ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Inti dari pendekatan berdasarkan kompetensi terletak pada diakuinya bahwa pekerjaan seseorang merupakan interaksi keterampilan, pengetahuan dan sikap. Kompetensi dibutuhkan untuk mencapai Kinerja yang Efektif dalam melaksanakan Pekerjaan. Suatu Unit Standar Kompetensi terdiri dari Spesifikasi Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan serta Penerapan yang Efektif dari Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan tersebut terhadap standar – standar yang dipersyaratkan di tempat Kerja. (tdj)