Home Authors Posts by humas

humas

297 POSTS 0 COMMENTS

Putri Nida Ulfa Lulusan D3 dengan IPK 3.97 diterima Kerja Sebelum Lulus

0

Putri Nida Ulfa, putri dari pasangan bapak ibu Martono yang berasal dari Jamalan Kidul, Tonggalan, Klaten menjadi lulusan terbaik jenjang Diploma 3 (D3) pada Wisuda IST AKPRIND Yogyakarta Periode I Tahun Akademik 2019/2020. Putri Nida Ulfa yang lahir bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke 51 merupakan mahasiswa program studi Manajemen Informatika angkatan 2016. Menariknya, sebelum wisuda Putri Nida Ulfa mengaku telah diterima untuk bekerja sebagai programmer di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Putri Nida Ulfa dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97. Dalam Tugas Akhirnya, Putri Nida Ulfa mencoba membangun sistem informasi untuk pengembangan pariwisata di wilayah kabupaten Klaten. Dibimbing oleh Rr. Yuli Rachmawati K., S.T., M.T., Putri Nida Ulfa mengangkat judul “Sistem Informasi Geografis untuk Pariwisata di Bayat berbasis Android. Menurutnya saat ini hampir setiap orang memiliki perangkat smartphone yang berbasis android. Android merupakan salah satu sistem informasi yang jamak digunakan dalam pengembangan Sistem Informasi Geografis. Selain banyak orang yang menggunakan media elektronik yang memiliki sistem operasi tersebut, android juga bersifat terbuka dimana semua orang dapat mengembangkan aplikasi berbasis android. Bayat merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Klaten yang memiliki banyak potensi di bidang pariwisata. Bayat terkenal dengan kerajinan batik dan gerabahnya serta wisata alam dan religi. Sistem informasi geografis yang memberikan informasi lebih detail dan lebih akurat mengenai obyek wisata yang ada diwilayah kecamatan Bayat akan memudahkan masyarakat yang berkunjung. Dengan Sistem Informasi Geografis, maka masyarakat yang akan menuju lokasi yang diinginkan dapat dengan mudah mengakses melalui smartphone sehingga mendapatkan titik koordinatnya.

(tdj)

Bobby Fajar Christian, Lulusan Terbaik IST AKPRIND Jenjang S1

0

Bobby Fajar Christian mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2015
menjadi wisudawan terbaik jenjang Sarjana (S1) pada Wisuda Periode I Tahun
Akademik 2019/2020 yang diselenggarakan di Bima Hall, Jogja Expo Ceenter,
Sabtu (28/9). Sosok pemuda yang tinggal di Ndalem Pujokusuman, Mergangsan,
Yogyakarta tersebut lulus dengan predikat Cumlaude setelah mampu
menuntaskan studinya selama 8 semester dengan Indeks Prestasi Kumuluatif
(IPK) 3.95.

Bobby Fajar Christian dinyatakan lulus setelah sripsinya yang berjudul
“Sistem Aplikasi Identifikasi Kematangan Buah Jeruk Nipis Berdasarkan Fitur
Warna dan Menggunakan Support Vector Machinae” mendapat nilai A dari dosen
penguji. Mendapat bimbingan dari Uning Lestari, S.T., M.Kom dan Dra. Dina
Andayati, M.T., Bobby mencoba menguari permasalahan yang sering dihadapi
oleh para perodusen jeruk nipis. Saat ini pemilihan dan pemilahan jeruk
nipis yang layak jual masih dilakukan secara manual dan oleh pengamatan
manusia. Sehingga terkadang menimbulkan subyektifitas dalam pemilihannya.
Teknologi Citra digital yang telitinya diharapkan menjadi salah satu
teknologi yang dapat membantu proses identifikasi kematangan jeruk nipis
secara otomatis dengan sistem aplikasi yang ada. Penelitian bertujuan untuk
mengidentifikasi kematangan citra buah jeruk nipis dengan menggunakan
metode fitur warna Red Green Blue (RGB) yang dihasilkan serta meggunakan
klasifikasi multiclass Support Vector Machine.

Bobby Fajar Christian merupakan pemuda kelahiran Pasuruan tahun 1996 putra
pasangan Sri Idrati dan Yochanan Hendro Cahyono. Alumnus jurusan Multimedia
SMK 2 Yogyakarta tersebut merasa tepat memilih kuliah di IST AKPRIND.
Sebab di jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND tempatnya berkuliah, Bobby
mendapat pelajaran skill-skill dasar yang dibutuhkan dalam industri IT.
Seperti pemrograman, jaringan (network). hingga IOT atau robotika. Bobby
juga mengabdikan ilmunya selama berkuliah dengan menjadi assisten
laboratorium dan aktif do Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (Humanika).
(tdj).

329 Lulusan ikuti Wisuda Periode I TA 2019/2020, 45 Lulus dengan Predikat Cumlaude

0

329 Lulusan IST AKPRIND yang terdiri dari 293 sarjana dan 36 Ahli Madya
Upacara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Periode I Tahun akademik 2019/2020
Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta yang diselenggarakan di Jogja
Expo Center, Sabtu (28/9). Dari 329 lulusan yang diwisuda tersebut, 45
diantaranya berhak menyandang predikat Cumlaude. Lulusan terbaik program
Sarjana, diraih Bobby Fajar Christian, dari program studi Teknik
Informatika. Bobby Fajar Christian lulus dengan IPK 3,95 dan lama studi 8
semester. Sedangkan lulusan terbaik program Diploma 3 dirah oleh Putri Nida
Ulfa dari Manajemen Informatika dengan IPK 3,97 dengan lama studi 6
semester.

Dalam sambutannya, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah,
M.T., mengingatkan bahwa wisuda merupakan akhir tugas layanan asuhan
formal IST AKPRIND kepada mahasiswa dalam mengembangkan potensi dirinya,
namun bukanlah akhir dari masa belajar, tetapi justru awal masa belajar di
kehidupan nyata. Sehingga mahasiswa harus bersiap dengan segala hal yang
akan dihadapi dikemudian hari. Rektor juga menyampaikan bahwa teknologi
bagai pisau bermata dua, bisa berefek positif bisa merefek negatif. Manusia
kadang tak tahu dampak teknologi sebelum terbentur dampak tersebut. Sebagai
contoh, teknologi otomotif dari Jerman yang melahirkan motor pertama di
Indonesia (1893) dan mobil pertama (1894), saat ini motor dan mobil telah
membuat kemacetan di seluruh kota besar di Indonesia. Internet dan
teknologi komunikasi 4G, bersama robotika dan AI yang melahirkan revolusi
Industri 4.0 menciptakan bisnis dan lapangan kerja baru seperti Gojek dan
Gocar, sebentar ke depan akan ditantang teknologi 5G yang melahirkan self-
driving vehicle dan outonomous car, dimana tidak lagi diperlukan pekerjaan
driver. Namun teknologi 5G yang masif juga akan mengancam manusia dengan
gelombang radiasi elektromagnetik yang mengepung 24 jam yang sangat
membahayakan kehidupan. “Maka sebagai lulusan perguruan tinggi sains dan
teknologi, bijaksanalah anda memahami dilema teknologi ini” pesan Rektor.

Pada kesempatan tersebut Rektor juga menyampaikan bahwa sumber daya
manusia baik dosen, tenaga kependidikan maupun mahasiswa merupakan kunci
utama keberhasilan perguruan tinggi. IST AKPRIND senantiasa meningkatkan
kualitas SDM untuk memperkokoh IST AKPRIND menghadapi persaingan ke depan.
Pada pertengahan tahun 2019 ini IST AKPRIND memiliki Profesor pertama yang
murni dari dalam yaitu Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T. yang baru saja
menerima SK Profesor bidang Ilmu lingkungan. Selain itu juga menambah
jumlah dosen bergelar Doktor yaitu Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom yang
baru meraih gelar doktor Ilmu Komputer. Sehingga jumlah doktor saat ini
terdapat 19 orang, sementara yang masih menempuh studi doktor ada 4 dosen
studi dalam negeri dan 1 dosen studi luar negeri. (tdj)

Daftar sekarang