Home Authors Posts by humas

humas

353 POSTS 0 COMMENTS

IST AKPRIND Dampingi Pengembangan Geowisata Gunung Ireng

0

Selama lebih dari satu tahun terakhir, IST AKPRIND aktif dalam mendampingi warga Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Pendampingan tersebut merupakan salah satu upaya pendampingan akademis terhadap warga dalam melakukan pengembangan kawasan Geowisata Gunung Ireng. Gunung Ireng diusulkan menjadi kawasan cagar alam geologi sebab memiliki batuan yang jarang dimiliki atau ditemukan di wilayah lain. Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Pendamping Akademis Pengembangan Kawasan Geowisata Gunung Ireng, Dr. Ir. Sri Mulyaningsih, S.T., M.T. saat menerima kehadiran tim verifikasi Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) dan Geoheritage Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun 2020 di kawasan Wisata Gunung Ireng, Kamis (27/2).

Tim verifikator yang berasal dari Badan Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia hadir ke Gunung Ireng dengan didampingi oleh fasilitator dari pemerintah daerah setempat. Tim Fasilitator terdiri dari Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan SETDA DIY, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul melalui Dinas Pariwisata dan Bappeda serta pemerintah Kecamatan Patuk dan Desa Pengkok. Pada kesempatan ini turut hadir Camat Patuk R. Haryo Ambar Suwardi, SH, MSi, dan Lurah Pengkok, Sugit. Hadir pula narasumber Pendamping dari Tim Geoheritage UPN Veteran Yogyakarta.

Dr. Ir. Sri Mulyaningsih, S.T., M.T. yang juga merupakan Dekan Fakultas Teknologi Mineral IST AKPRIND bersama dengan Nur Widi Astanto Agus Triheriyadi, S.T., M.T. dan Dina Tania, S.T., M.T. berkomitmen penuh membantu pengembangan wisata di Guning Ireng ini. Selain lokasinya yang sangat menarik, di lokasi ini masyarakat dapat belajar dunia Geologi utamanya terkait batu-batuan. Sebab di wilayah ini masih banyak ditemukan batuan langka yang sangat jarang ada di daerah lain. Memberikan pemahaman dan pendampingan kepada warga menjadi sangat penting. Dengan adanya kelompok sadar wisata (pokdarwis) Gunung Ireng diharapkan masyarakat Pengkok memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembangkan potensi diwilayahnya. Dengan verifikasi oleh pihak yang berwenang diharapkan kawasan Gunung Ireng akan menjadi kawasan Cagar Alam Geologi, sehingga harus dilundungi, tambah Sri Mulyaningsih. (tdj)

IST AKPRIND menjadi Narasumber Pertemuan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kulon Progo

0

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kulon Progo mengadakan pertemuan rutin setiap tahunnya selama 4 (empat) kali. Pertemuan pertama pada awal tahun 2020 kali ini diadakan di Sekretariat KIM Cornida, Pedukuhan Nganti RT 65, RW 28, Desa Hargotirto, Kapanewon Kokap. Selasa (18/2/2020).

Pada pertemuan pertama kali ini seperti biasanya dihadiri 33 orang anggota dari 11 KIM di Kulon Progo, dan masing-masing KIM mengutus 3 orang pengurusnya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara bergiliran di masing-masing sekretariat KIM ini, mengadakan sosialisasi atau penyuluhan dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya sesuai dengan situasi dan kebutuhan KIM itu sendiri.

Menurut Kepala Seksi Pengeloaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, Heri Budisantosa, pertemuan rutin KIM ini dalam rangka untuk lebih memberdayakan dan mengembangkan program-program KIM yang sudah berjalan selama ini.

“Kali ini kita sengaja mengundang narasumber dari GOJEK dan IST AKPRIND Yogyakarta, karena kita ingin KIM ini tidak hanya bergerak dalam penyebar luasan informasi secara monoton, tetapi kita harapkan anggota KIM juga bisa mengembangkan sayapnya dalam hal ekonomi bisnis melalui teknologi informasi dengan membuat konten-konten positif dan berinovasi untuk kepentingan anggota KIM itu sendiri dan juga masyarakat pada umumnya’’ terang Heri

Heri menambahkan, KIM ke depan hendaknya bisa mandiri, berpola pikir kreatif, inovatif, dan mampu berbagi dengan masyarakat sosial di lingkungannya tanpa mengabaikan keterlibatan Pemerintah Desa sebagai mitra dalam upaya membangun jaringan informasi yang lebih luas guna kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat khususnya.

Pada paparannya, narasumber dari Gojek, Saiful, menjelaskan, apabila KIM mau maju harus berpikir praktis, sederhana, strategis, dan bekerja keras dengan memanfaatkan media internet atau media on line untuk bersaing dalam bidang ekonomi digital ataupun informasi bisnis, yang pada gilirannya akan berdampak terhadap masyarakat luas. Seperti motto yang diterapkan pada Gojek yaitu, kecepatan, inovatif dan berdampak sosial.

“Gojek sangat terbuka untuk memberikan pelatihan dan kerjasama kedepan, apalagi dengan adanya Bandara baru di Kulon Progo pasti bisnis jasa transportasi dan informasi serta pengembangan ekonomi digital sangat laku dan dibutuhkan masyarakat.” Ujar Saiful

Pada kesempatan ini Saiful, menceritakan, Gojek lahir pada tahun 2010 hingga berkembang pesat pada tahun 2019 ini. Perkembangan ini tidak hanya dirasakan oleh perusahaanya, namun juga mampu mendorong ekomoni masyarakat. Selain itu Gojek juga mendukung adanya kegiatan yang sedang berkembang di masyarakat seperti KIM.

“Saya berharap KIM menjadi daya tarik serta harus menjadi tumpuan masyarakat, karena kami selalu membantu bergerak dalam bidang ekonomi digital. KIM harus peka terhadap potensi lokal yang ada di sekitarnya dengn harapa dapat memasarkan produk lokal dan mampu mendongkrak ekonomi banyak pihak. Berupayalah untuk mempromosikan produk yang belum laku disandingkan dengan produk yang sudah laku, dan tertib serta jeli dalam mengamati kapan produk itu laku dan kapan produk itu kurang laku” tutur saiful.

Sementara itu, 3 (tiga) orang narasumber dari IST AKPRIND juga memaparkan tentang pemberdayaan KIM dan penyebarluasan informasi serta bisnis digital.

Joko Triyono, salah satu narasumber dari IST AKPRIND Yogyakarta, mengatakan, pihaknya siap mendampingi dan melakukan pelatihan untuk pemberdayaan KIM baik dari segi teknologi informasi, industri dan rancangan produk yang akan dikembangkan melalui ekonomi digital.

Kedua narasumber lainnya, Ruzar dan Agus yang juga Dosen AKPRIND, menyampaikan pentingnya bisnis ekonomi digital, karena bisnis hari ini bukan lagi bisnis konvensional, kita hanya perlu gambar, produk, kemasan, daya tarik dan share ke media sosial dan aplikasi lainya, sudah laku dan banyak mengundang konsumen.

Dalam kesempatan ini, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Statistik (IKPS), Bambang Susilo, sangat berterimakasih kepada pihak Gojek dan AKPRIND yang sudah memberikan ilmu dan kiat-kiat sukses untuk pemberdayaan KIM. Ke depan diharapkan Gojek dan AKPRIND bersedia menjalin kerjasama yang intensif serta mendukung program-program KIM, sehingga KIM semakin maju dan berdaya guna bagi anggota dan masyarakat sekitar.

Selanjutnya, Ketua KIM Nyi Ageng Serang (NAS) Community Desa Tuksono, Sentolo, Zazin Sulaiman sangat antusias mengikuti sosialisasi ini, karena dia optimis KIM ke depan dapat menjalin hubungan sebagai mitra dengan Gojek ataupun AKPRIND.

Selanjutnya, ia berharap peran Gojek dan Perguruan tinggi IST AKRIND ini bisa lebih maksimal dalam membimbing dan mendampingi KIM untuk berkiprah dalam penyebaran informasi dan bisnis, sehingga KIM bisa mewujudkan masyarakat yang menjadi sumber informasi bagi masyarakat lainnya.

“Semoga saja KIM dapat berkerja sama dengan pihak ketiga lebih banyak dan semoga ke depan KIM dapat praktek langsung ke lapangan dengan apa yang disampaikan tadi sehingga KIM Kulon Progo menjadi jauh lebih maju” kata Zazin

Selain mewujudkan masyarakat yang bijak dalam memilih dan menyebarluaskan informasi, KIM berharap mampu membawa perubahan positif bagi masyarkat lainya

Pengelola Jurnal IST AKPRIND Kunjungi Kantor Relawan Jurnal Indonesia

0

Pada hari Selasa (25/2), Tim Pengelola Jurnal Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, mengadakan kunjungan ke Kantor Relawan Jurnal Indonesia Yogyakarta, Perumahan sidorejo, Gg. Sadewa Nomor F15, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Bantul.

Pada kesempatan ini Ketua Tim Muhammad Sholeh, ST, MT. mengatakan maksud kunjungan ini memperkenalkan adanya pengelolaan Jurnal Ilmiah di IST AKPRIND yang bisa di akses secara online pada https://ejournal.akprind.ac.id juaga pada kesempatan ini disampaikan perkembangan pengelolaan jurnal yang ada di IST AKPRIND.

Kunjungan ini diterima oleh Pengelola Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Arbain SPd, MPd dan disampaikan kegiatan yang telah dilakukan selama ini oleh RJI, adanya kunjungan ini nantinya dapat mempererat hubungan antara IST AKPRIND khususnya pengelola jurnal dengan RJI.

Lebih lanjut disampaikan pula kedepan akan dilakukan penandatanganan kerjasama pengelolaan Jurnal dan pada kesempatan lain direncanakan pada akhir bulan Maret 2020 bertempat di IST AKPRIND akan diselenggarakan pertemuan pengelola jurnal seluruh Indonesia dengan mengangkat tema Pengelolaan Jurnal terindex DOAJ. Acara pertemuan ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata dari kedua pihak.

Daftar sekarang