Home Authors Posts by humas

humas

52 POSTS 0 COMMENTS

Pelatihan Kearsipan dan Pelayanan Prima Bagi Tendik IST AKPRIND

0

Istilah Tenaga Kependidikan (tendik) sering didengar terutama bagi mereka yang berkutat pada lembaga pendidikan seperti Perguruan Tinggi. Akan tetapi bagi sebagian orang masih belum dapat membedakan antara tenaga pendidik (guru/dosen) dan tenaga kependidikan. Padahal keberadaan tenaga kependidikan termaktub dalam Undang-Undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dalam Pasal 38 disebutkan bahwa tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi,  pengelolaan,  pengembangan,  pengawasan,  dan  pelayanan  teknis  untuk menunjang  proses  pendidikan  pada  satuan  pendidikan. Sehingga keberadaan tenaga kependidikan tidak kalah pentingnya dengan tenaga pendidik/dosen.

Menyadari hal tersebut, IST AKPRIND Yogyakarta selalu berupaya meningkatkan kompetensi dan kualifikasi tendik yang ada. Salah satunya dengan menyelenggarakan pelatihan kearsipan serta pelayanan prima bagi tenaga kependidikan, yang diselenggarakan , Sabtu (5/8) lalu. Rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T yang didampingi Wakil Rektor bidang Adminitrasi Umum dan Keuangan, Muhammad Sholeh, S.T.,M.T, mengatakan sejalan dengan visi IST AKPRIND untuk menjadi institusi pendidikan yang favorit dan unggul dibidang saintek secara nasional harus pula ditopang oleh kebaradaan tendik yang kompeten. Karena tridharma perguruan tinggi serta visi IST AKPRIND tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan keberadaan dosen semata, sambungnya. Sementara Muhammad Sholeh, menambahkan bahwa untuk menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis, tenaga kependidikan memiliki peran yang strategis. Karena dalam memberikan pelayanan, tendik dapat bertemu dan berbincang langsung baik dengan mahasiswa maupun pihak-pihak lainnya. Sehingga Muhammad Sholeh berharap tendik bersama-sama dengan dosen dan pengelola perguruan tinggi dapat bersama-sama memiliki komitmen profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan, serta memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan dan tugas yang diberikan.

Pelatihan kearsipan dan palayan prima yang diselenggarakan IST AKPRIND menghadirkan narasumber yang kompeten pada bidangnya masing masing. Seperti Drs. Burhannudin, DR arsiparis Madya Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY sebagai pemateri dalam hal kearsipan, sementara materi pelayanan prima disampaikan oleh Erina Chusnulita, SP., MMA, presenter sekaligus trainer dan juga talkpreneur. (tdj)

Tim Robot Brahmana Audiensi dengan Gubernur DIY

0

Guna mendapatkan dukungan serta doa restu dari masyarakat Indonesia khususnya warga Yogyakarta, Tim Robot Brahmana IST AKPRIND Yogyakarta yang akan tampil pada event Internasional Kontes Robot ABU ROBOCON di Tokyo Jepang Agustus nanti berkesempatan audiensi dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedong Wilis, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Senin (24/7) siang. Kedatangan tim IST AKPRIND dipimpin langsung oleh rektor, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T turut didampingi oleh Wakil Rektor I, II dan II, Dekan Fakultas Teknologi Industri, Ketua Jurusan Teknik Elektro serta seluruh anggota tim robot Brahmana.
Dalam audiensi tersebut, dosen pembina tim Brahmana Beny Firman, S.T., M.Eng. mengungkapkan perjalanan timnya dalam mengikuti Kontes Robot Indonesia 2017 ini mulai dari babak regional hingga akhirnya mampu meraih juara nasional kategori Kontes Robot ABU Indonesia di Bandung beberapa waktu yang lalu. Sehingga berhak mewakili Indonesia dalam event Internasional di Tokyo, Jepang akhir Agustus nanti. Beny juga memohon doa restu serta dukungan dari masyarakat melalui Gubernur DIY agar pada even internasional nanti mampu bertanding secara optimal sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia pada umumnya dan Yogyakarta pada khususnya.
Sementara Gubernur DIY berpesan agar kemampuan perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa tidak hanya berhenti pada hasil karya semata seperti robot dari IST AKPRIND ini. Beliau berharap esensi nilai teknologi dari robot maupun penemuan-penemuan hasil penelitian lain dari dosen dan mahasiswa dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena menurut Sultan, para akademisi dalam melakukan penelitian cenderung hanya berhenti pada jurnal terakreditasi dan paten, tetapi tidak sampai pada pembuatan produk yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
Pada kesempatan audiensi tersebut Sultan juga berkesempatan mencoba robot Brahmana hasil karya mahasiswa AKPRIND. Rektor IST AKPRIND turut menyampaikan bahwa tampilnya IST AKPRIND dalam even internasional ini merupakan prestasi yang kesekian kalinya setelah sebelumnya tim Mobil Hemat Energi mampu berprestasi pada gelaran Shell Eco Marathon beberapa waktu lalu. Selain itu terdapat pula mahasiswa Teknik Geologi yang sukses mempresentasikan penelitiannya tentang arah aliran lahar hujan Gunung Merapi di Dubai. UEA pada April lalu serta yang akan datang juga terdapat satu mahasiswa Teknik Geologi lagi yang akan tampil untuk mempresentasikan penelitiannya pada seminar Internasional di Beijing, China, September mendatang.(tdj)

Tingkatkan Layanan, Laboran IST AKPRIND Ikuti Pelatihan

0

Laboratorium Pendidikan adalah salah satu tolak ukur kualitas pendidikan dalam perguruan tinggi. Laboratorium menjadi tempat dilakukannya penelitian berpotensi menghasilkan karya yang bermanfaat bukan hanya bagi dosen dan mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat. Sehingga keberadaan laboran yang handal menjadi syarat mutlak bermutunya suatu laboratorium. Guna mencetak laboran yang handal, IST AKPRIND menyelenggarakan Training peran dan tugas Pranata  Laboratorium Pendidikan (PLP) dan Pengaplikasian Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3) di laboratorium pendidikan Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Senin (24/7)
Acara yang dibuka oleh Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T ini menghadirkan narasumber Padya Sumarwanto (Koordinator Wilayah DIY Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia) dan Sri Rahayu Gusmawarni, S.T.,M.T. Menurut rektor, berangkat dari visi IST AKPRIND yang akan dicapai melalui misi-misi yang ada, laboratorium dibentuk untuk mendukung proses pendidikan yang diselenggarakan IST AKPRIND. Ranah pendidikan menurut rektor, bukan hanya sekedar berkutat pada hal kognitif tetapi juga pada masalah sikap dan keterampilan. Keterampilan dapat dikembangkan salah satunya melalui laboratorium. Pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui laboratorium telah terbukti menghasilkan karya mahasiswa yang mampu berbicara pada tingkat nasional dan internasional seperti yang ditunjukkan oleh tim mobil hemat energi, tim roket, tim antena dan juga tim robot IST AKPRIND, tambah rektor.

Sementara menurut  Kasubbag Pengembangan SDM, Rusmita Sari, S.Psi didampingi Kepala Bagian Kepegawaian IST AKPRIND, Agustinus Susilo, S.E., salah satu komponen yang tidak bisa lepas dari keberadaan laboratorium adalah pelayanan laboran yang handal. Hal tersebut dapat diaplikasikan melalui kemampuan kerja yang menunjang tugas dan fungsinya. Idealnya, laboran yang profesional berupaya aktif meningkatkan kemampuan intelektualnya melalui pelatihan/workshop/seminar dan peningkatkan jenjang karier. Salah satu peningkatan jenjang karier adalah melalui jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan dan angka kreditnya. Namun realitanya, masih banyak laboran yang masih awam terhadap apa itu jabatan fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan.

Training Peran Dan Tugas Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan Pengaplikasian K3 Di Laboratorium Pendidikan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman laboran terkait peran dan tugasnya serta meningkatkan kesadaran peningkatan pengembangan karier melalui jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan. Selain itu, guna meningkatkan kesadaran laboran akan pentingnya memelihara Kesehatan & Keselamatan Kerja. Melalui trainning tersebut diharapkan para laboran IST AKPRIND memiliki pemahaman mendalam terkait Tugas dan Peran Laboran yang dieksekusi melalui kinerja yang mumpuni, efektif dan optimal sehingga mampu meningkatkan pengembangan karier dan peningkatan profesionalisme pengelola laboratorium melalui jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan dan angka kreditnya. Selain itu juga sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan laboran terhadap mahasiswa secara profesional serta kesadaran laboran akan pentingnya memelihara Kesehatan & Keselamatan Kerja. (tdj)