Webinar Series Vol. 21: Teknologi Blockchain dan Artificial Intelligence di Industri Keuangan

0
199
Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta kembali menggelar Webinar Series Bersama 50 Pembicara Muda dengan seri ke-21 pada Kamis, (16/3).

Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta (IST AKPRIND) kembali menggelar Webinar Series Bersama 50 Pembicara Muda dengan seri ke-21 pada Kamis, (16/3). Webinar kali ini mengusung topik tentang “Teknologi Blockchain dan Artificial Intelligence di Industri Keuangan” yang dipandu oleh Dosen Jurusan Informatika Dr. Suwanto Raharjo, S.Si., M.Kom., dengan Narasumber Associate Professor Arif Perdana, Ph.D. dari Monash University yang merupakan data scientist, author, dan speaker.

Webinar yang merupakan rangkaian dari agenda Dies Natalis ke-51 IST AKPRIND, diikuti oleh partisipan yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, alumni, dan mitra institut. Antusiasme para partisipan tergolong tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang muncul hingga akhir sesi dengan kehadiran mencapai 240 orang.

Arif menjelaskan bahwa dalam perkembangan teknologi saat ini terdapat lima komponen besar, yakni People, Business, Data, Device, and Process. Data juga merupakan motor penggerak dari teknologi yang berkembang pesat saat ini. Sebab, bahan bakar dari Artificial Intelligence (AI) adalah data.

Menurutnya, jika data dan device dipergunakan dengan maksimal, hal itu bisa mengubah bisnis dan proses, serta memudahkan kehidupan manusia. Sehingga komponen besar tersebut harus memiliki regulasi. Apalagi jika dipergunakan di industri akuntansi dan keuangan yang menyangkut kehidupan banyak orang dan risiko yang tinggi.

Lebih lanjut, Arif memaparkan bahwa AI merupakan sebuah payung besar yang di dalamnya terdapat beberapa bidang yang saling berkaitan. AI sebenarnya sudah ada sejak tahun 1950-an, tapi hanya sebatas bersifat prosedural. Namun, karena data semakin banyak, sehingga komputer tersebut juga dapat belajar dari data yang dihimpun. (humas)