Dosen Berbagai Perguruan Tinggi Ikuti Workshop Strategi Meraih Dana Hibah Penelitian, Matching Fund, dan Pengabdian kepada Masyarakat IST AKPRIND

0
107

Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta (IST AKPRIND) mengadakan Workshop Strategi Meraih Dana Hibah Penelitian, Matching Fund, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Auditorium Kampus 1, Kamis (5/1). Acara ini dihadiri oleh Rektor IST AKPRIND, Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., Kepala LPPM IST AKPRIND, Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T.,  jajaran Wakil Rektor, serta Dosen IST AKPRIND. Selain itu, perwakilan dosen dari sepuluh perguruan tinggi juga turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta, Politeknik LPP, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas Teknologi Digital Indonesia, STMIK EL RAHMA, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta, STIKes Surya Global, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta, dan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Narasumber pada workshop ini merupakan Tim Penyusun Panduan Bima Dikbudristek yang hadir pada acara tersebut adalah Ketua LPPM Universitas Sebelas Maret yakni Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., Dosen Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. med.vet. Drh. Raden Wisnu Nurcahyo, serta Dosen Universitas Sanata Dharma yaitu Prof. Apt. Enade Perdana Istyastono, Ph.D.

Masing-masing narasumber pada workshop ini memaparkan tiga materi berbeda. Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., menyampaikan materi dengan topik Kebijakan Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (Kosa Bangsa) dan Program Matching Fund 2023. Sedangkan, Prof. Dr. med.vet. Drh. Raden Wisnu Nurcahyo memaparkan materi Pengabdian kepada Masyarakat di Era Kampus Merdeka, serta Prof. Apt. Enade Perdana Istyastono, Ph.D. memaparkan materi tentang Penelitian tahun 2023. 

Pada sambutannya, Kepala LPPM IST AKPRIND Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T., menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendorong para dosen untuk lebih aktif dan produktif melakukan penelitian. Tidak hanya berhenti di penelitian, harapannya juga bisa menghasilkan luaran penelitian berupa jurnal terindeks baik nasional maupun internasional, karena ini akan menjadi salah satu faktor yang menentukan peringkat perguruan tinggi. 

Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor IST AKPRIND Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., menekankan bahwa kewajiban dosen tidak hanya terbatas pada mengajar, tapi juga melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, workshop ini dapat memberikan strategi dan informasi yang berguna bagi para dosen dalam meraih peluang dana hibah kompetisi untuk kegiatan penelitian, matching fund, dan pengabdian kepada masyarakat. (humas)