IST AKPRIND Jajaki Kerjasama dengan Pemkab Temanggung

0
528

Hanya berselang satu hari setelah penadatanganan Naskah Kesepahaman Bersama dengan Pemkab Wonogiri, IST AKPRIND melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten lainnya. Kali ini yang menjadi tujuan adalah Pemerintah Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Guna melihat peluang kerjasama apa saja yang memberikan manfaat bagi kedua institusi, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., beserta beberapa dosen beraudiensi dengan Bupati temanggung, Rabu (24/2).

Melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Temanggung, Rektor IST AKPRIND didampingi oleh Ir. Murni Yuniwati, M,T. (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri), C Indri Parwati (Lembaga Penjaminan Mutu) serta Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom. Pada pertemuan antara Rektor IST AKPRIND dengan Bupati Temanggung, H.M. Al Khadziq tersebut terungkap banyaknya peluang kerjasama yang dapat dilakukan oleh kedua institusi. IST AKPRIND sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki teknologi, knowledge serta sumber daya manusia dibidang sains dan teknologi sangat dimungkinkan bersinergi dengan Kabupaten Temanggung yang memiliki potensi baik dari sisi sumber daya alamnya maupun masyarakatnya. Dalam audiensi ini turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Sri Haryanto, S.Sos., M.M. serta Fatah Syaifur Rochman, Direktur Usaha Kecil Menengah (UKM) Shibiru sebuah UKM yang memproduksi Pewarna Alami dari tanaman Indigo Strobilanthes Cusia. Fatah Syaifur Rochman menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh UKM Shibiru, mulai dari proses produksi yang masih konvesional, packing yang belum menarik, hak paten maupun HAKI yang belum dikantongi hingga limbah produksi yang dihasilkan juga belum diolah. Fatah berharap kehadiran IST AKPRIND yang memiliki pengetahuan dibidang Teknik Kimia, Industri, Permesinan dan elektronika, Informasi Teknologi hingga Teknik Lingkungan diharapkan mampu memecahkan permasalahan tersebut. Hal lain yang dihadapi UKM ini adalah tanaman yang digunakan sebagai bahan pewarna alami memiliki perbedaan saat ditanam dilokasi yang berbeda, sehingga harapannya dapat di kaji oleh jurusan Teknik Geologi IST AKPRIND.

Kabupaten Temanggung yang berada disisi timur Gunung Sumbing dan Sindoro tersebut memiliki banyak potensi yang layak lebih dikembangkan lagi. Bupati Temanggung, H.M. Al Khadziq berharap permasalahan yang dihadapi sebagian masyarakatnya seperti yang dihadapi UKM Shibiru dapat dipecahkan oleh IST AKPRIND. Pihaknya juga berharap bukan hanya Shibiru semata namun juga UMKM lainnya yang ada diwilayah Temanggung yang menurut jumlah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM hingga 28.000 UMKM. Salah satu yang layak dikembangkan menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Sri Haryanto, S.Sos., M.M. adalah Kopi Temanggung. Banyaknya produsen Kopi Temanggung yang masih menggunakan brand secara individu diharapkan dapat disatukan sehingga memiliki brand yang yang sama yaitu Kopo Temanggung. Sehingga Kabupaten ini bukan hanya dikenal sebagai wilayah penghasil tembakau namun juga penghasil kopi berkualitas. (tdj)