Laboratorium terpadu IST AKPRIND yang terletak di jalan I Dewa Nyoman Oka Kotabaru pada beberapa tahun terakhir serasa sangat sempit. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya jumlah mahasiswa yang mengikuti praktikum serta semakin padatnya jadwal praktikum pada beberapa jurusan dan program studi yang ada di IST AKPRIND. Disamping itu juga meningkatnya jumlah kendaraan mahasiswa yang sampai dengan saat ini perbandingannya telah mendekati 1:1.

Telah selesainya renovasi laboratorium dan lahan parkir dibawahnya ditandai dengan tasyakuran dan doa bersama dilokasi gedung yang telah direnovasi, Rabu (18/10). Rektor IST AKPRIND dalam kesempatan tersebut berharap kendala-kendala praktikum seperti terbatasnya kapasitas laboratorium dan praktikum mahasiswa hingga malam hari dapat dikurangi. Data yang tercatat di forlap dikti mencatat IST AKPRIND memiliki mencapai 4140 mahasiswa dan hampir 4000 diantaranya merupakan mahasiswa aktif memaksa beberapa praktikum harus dilaksanakan diluar jam kerja. Dengan renovasi gedung alboratorium ini harapannya mampu meningkatkan kenyamanan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum dan dosen dalam melaksanakan penelitian, sambung Rektor.

Sementara Ketua Umum Yayasan Pembina Potensi Pembangunan, Drs. Soenarso Simoen mengucapkan puji syukur dengan telah direnovasinya bangunan laboratorium tersebut. Berada dilingkungan kawasan heritage memangĀ  sedikit menyulitkan dalam pengembangan dan pembangunan gedung tersebut. Sehingga Yayasan Pembina Potensi Pembangunan turut berharap, dengan selesainya renovasi pembangunan laboratorium ini dapat lebih memotivasi mahasiswa dan dosen untuk malakukan penelitian.

Syukuran renovasi gedung laboratorium IST AKPRIND ditandai dengan pengguntingan pita serta pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh ketua Pembina Yayasan Pembina Potensi Pembangunan, H.M. Suwardi, S.E untuk diserahkan kepada Rektor IST AKPRIND Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri seluruh jajaran pejabat serta perwakilan dosen dan tenaga kependidikan IST AKPRIND Yogyakarta. (tdj)