Sosok bersahaja itu kini telah tiada

0
37

IST AKPRIND Yogyakarta kehilangan salah satu pegawainya. Bapak Mujito, pegawai yang ditempatkan pada unit Percetakan dan Penerbitan, Biro Administrasi Umum IST AKPRIND Yogyakarta menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Bethesda, Kamis (21/1) pagi. Lelaki gempal berkumis yang ramah terhadap siapapun tersebut sempat dirawat sehari semalam setelah terjatuh dirumahnya pada Rabu (20/1) pagi. Menurut pihak keluarga, Mujito diduga meninggal dunia setelah ada penyumbatan pada aliran darahnya. Selama ini Mujito memang dikenal memiliki hipertensi.

Kabar meninggalnya Mujito mengagetkan seluruh dosen dan karyawan IST AKPRIND, sebab pada Selasa (19/3) masih masuk kerja dan beraktifitas seperti biasa. Terlebih saat jam pulang kerja pada Selasa tersebut, Mujito melemparkan beberapa candaan kepada rekan-rekannya. Jenazah Mujito dimakamkan di makam Papringan, Caturtunggal Depok Sleman. Pemberangkatan jenazah dari rumah duka Papringan, Gang Ori II dilepas oleh kerabat, tetangga serta para sahabatnya, termasuk Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T serta Ketua Pembina Yayasan Pembina Potensi Pembangunan, HM, Suwardi, SE. Dalam sambutannya sebelum pemberangkatan jenazah, HM. Suwardi SE, mengungkapkan bahwa Mujito merupakan pegawai yang berdedikasi tinggi. Dalam catatannya, Mujito masuk di IST AKPRIND pada tahun 1983, dan rencananya masuk dalam usia pensiun pada bulan Juli tahun 2019 ini. Pada kesempatan tersebut HM. Suwardi, SE turut mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkannya serta menyampaikan terimakasih kepada Mujito yang telah turut berperan dalam pengembangan IST AKPRIND sesuai dengan bidang dan kapasitasnya. (tdj)