SMAN 1 Prambanan Gandeng IST AKPRIND untuk Konsisten Cetak Prestasi Nasional

0
94

Institut Sains & Teknologi AKPRIND menjalin kerja sama dengan SMAN 1 Prambanan. Penandatangan naskah MoU dan MoA dilaksanakan pada Jumat (10/06) di Ruang Kerja Pimpinan Kampus I IST AKPRIND. Ini merupakan kerja sama lanjutan antara dua institusi setelah sebelumnya telah menjalin kerja sama sejak tahun 2019.

Acara dibuka oleh Rektor IST AKPRIND Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom. Turut hadir Dekan Fakultas Sains Terapan Dra. Yuli Pratiwi, M.Si., Dekan Fakultas Teknologi Industri Ir. Murni Yuniwati., M.T., Kepala LPK2 Ir. Purnawan, S.T., M.Eng., C.WS., Kepala BP2AI yang diwakili oleh Aji Pranoto, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Jurusan Teknik Lingkungan Angge Dhevi Warisaura, S.T., M.Eng., Ketua Jurusan Informatika Erfanti Fatkhiyah, S.T., M.Cs., Sekretaris Jurusan Informatika Prita Haryani, S.Pd., M.Eng., Kepala Sekolah SMAN 1 Prambanan Sigit Purwanto, S.Pd., M.Pd., serta beberapa Guru SMAN 1 Prambanan. 

Edhy memaparkan dengan ditandatanganinya naskah MoU dan MoA dengan SMAN 1 Prambanan, maka ke depan akan ada lebih banyak program kerja dan kegiatan yang diselenggarakan. Tak hanya itu, mengingat SMAN 1 Prambanan dikenal dengan keunikannya akan keberadaan sungai di tengah kawasan sekolah, maka nanti potensi ini akan dimanfaatkan secara optimal. 

“Jurusan Informatika dan Teknik Lingkungan nantinya akan jadi pemrakarsa program kerja, lalu nanti juga bisa menggandeng Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Industri untuk pengelolaan sungainya. Kita juga nanti akan mencoba untuk merintis program Kampus Mengajar MBKM oleh BP2AI, jadi tidak hanya dosen tapi mahasiswa juga bisa ikut berperan aktif,” tegas Edhy. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Prambanan Sigit Purwanto menuturkan bahwa fokus SMAN 1 Prambanan ke depan adalah menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Sebelumnya sekolah ini telah mengikuti kompetisi Sekolah Adiwiyata pada 2020 silam dan berhasil meraih peringkat keenam tingkat Provinsi DIY di bawah bimbingan Ir. Purnawan, S.T., M.Eng., C.WS., dosen Jurusan Teknik Lingkungan. 

Sigit juga berharap dengan kerja sama yang terjalin, sekolah bisa menerapkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini memungkinkan siswa untuk mempraktikkan langsung keahlian dan ilmu yang dipelajari dengan bimbingan praktisi profesional, seperti dosen. Bersama IST AKPRIND, SMAN 1 Prambanan diharapkan dapat mencetak lebih banyak lagi prestasi. (humas)