SATMABHARA atau yang kemudian disebut Satuan Mahasiswa Bhayangkara merupakan kumpulan dari generasi muda yang merasa memiliki tanggung jawab untuk mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 lewat pengabdian-pengabdian yang implikasinya adalah ilmu untuk diabdikan demi mewujudkan tatanan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur, aman dan nyaman.

Berbekal ketrampilan dan ilmu yang telah dimiliki maka selayaknya anggota SATMABHARA yang merupakan para pengkader dalam organisasi perkaderan tersebut mampu memberikan suatu pencerahan. Dalam Setiap Organisasi penting adanya sistem pemilihan seorang pemimpin yang nantinya pemimpin tersebut mampu memberikan  arahan dan kebijakan tentang kehidupan berorganisasi.

Dengan telah usainya wewenang kekuasaan pimpinan SATMABHARA yang telah dimandatkan kepadanya pada Musyawarah Kerja Tahun 2018 untuk periode 2017-2018 dan sesuai dengan Surat Keputusan yang diterbitkan oleh Rektor IST AKPRIND selaku pelindung UKM SATMABHARA, maka berakhir pula periode kepemimpinan Kepala SATMABHARA saat ini.

Senin (23/04/18) di Auditorium IST AKPRIND Yogyakarta telah dilaksanakan serah terima jabatan Satuan Mahasiswa Bhayangkara 2018/2019, dimana sesuai dengan hasil Musyawarah Kerja SATMABHARA pada (01/04/18) yang telah terpilihnya Kepala dan Wakil Kepala Satuan Mahasiswa Bhayangkara maka SATMABHARA mengadakan serah terima jabatan, Pemberhentian dengan hormat Dendi Suhandinata dari jabatan Kepala dan Doni Erfan Pratama dari jabatan Wakil Kepala Satmabhara masa bakti 2017/2018. Serta pengangkatan Aloisius Lusi Uran sebagai kepala serta Harnanda Perwitasari sebagai Wakil Kepala Satmabhara Periode 2018/2019, pada acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari BINMAS POLDA DIY, KAPOLSEK GONDOKUSUMAN, BNNP DIY, pengurus SATMABHARA STIPRAM, dan ketua Unit Kegiatan Mahasiswa di IST AKPRIND Yogyakarta.(adr)