Pendidikan Sains dan Teknologi penting dalam Kemajuan Bangsa

0
20

Rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T mengemukakan bahwa pendidikan di bidang sains dan teknologi merupakan bagian penting dalam kemajuan suatu bangsa. Pada era globalisasi seperti sekarang ini kemandirian suatu bangsa, maju mundurnya suatu bangsa banyak ditentukan oleh sejauh mana bangsa tersebut menguasai sains dan teknologi. Rektor mencontohkan negara Jepang dan Korea yang tidak memiliki lahan dan sumber daya alam  namun mampu mandiri, bahkan menjadi pemasok produk-produk teknologi modern. Hal tersebut disampaikan oleh rektor saat membuka masa orientasi studi mahasiswa (SASIDIWA) 2018, Senin (3/9).

Rektor menambahkan bahwa bangsa kita dengan lahan yang luas, penduduk yang banyak dan sumber daya alam yang kaya, tapi saat ini masih menjadi pasar dan konsumen saja dari produk-produk teknologi dari berbagai negara. Untuk itu, demi mengejar ketinggalan dari bangsa-bangsa lain, negeri ini membutuhkan agen-agen perubahan di bidang sains dan teknologi yang memiliki kepekaan dan komitmen tinggi untuk mengawal kemajuan bangsa dan negara. Menurut Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T fondasi penting pendidikan sains dan teknologi telah dicanangkan oleh pemerintah dalam amandeman konstitusi, yaitu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Hal ini sangat sesuai dengan kondisi asli bangsa Indonesia yang religius, dan mengingat pentingnya fondasi moral agama dalam pengembangan sains dan teknologi. Oleh karena itu  agenda SASIDIWA dalam dimensi yang lebih luas memiliki makna internalisasi Visi IST AKPRIND kepada mahasiswa baru untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam rangka membangun kemajuan sains dan teknologi yang berkualitas berbasis dengan akhlak mulia, iman dan takwa dalam rangka berkontribusi dalam memajukan masyarakat.

Melalui pelaksanaan SASIDIWA  tahun 2018 ini rektor berharap berlangsung dengan baik dan tercapainya tujuan dalam memberikan perbekalan untuk studi di Perguruan Tinggi.  Beliau juga berharap bahwa acara SASIDIWA mampu menghadirkan keceriaan dan semangat khususnya bagi mahasiswa baru sehingga mampu menatap masa depan Indonesia dengan motivasi yang tinggi. Sebab semangat rekonstruksi dan revitalisasi dalam pendidikan sains dan teknologi diperlukan di tengah kondisi negeri yang sedang dilanda banyak sekali problematika ini.  Para mahasiswa baru juga diharapkan tetap optimis dan mampu memunculkan berbagai ide yang inovatif dan kreatif untuk bersama-sama membangun ketertinggalan sains dan teknologi. (tdj)