Informasi yang ditujukan kepada masyarakat umum saat ini tidak cukup melalui media cetak atau materi yang berbentuk cetak saja. Begitu pula informasi yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh institusi pendidikan seperti IST AKPRIND. Informasi yang sebelumnya berupa lembaran pengumuman yang ditempel di papan pengumuman, ataupun yang berupa leaflet, brosur, jurnal dan yang lainnya saat ini tidah hanya diterbitkan dalam versi cetak saja, namun juga telah berubah ke media digital seperti situs jaringan/website. Namun keberadaan website terkadang tidak mengenai sasaran masyarakat yang ditargetkan karena belum dikenalnya situs tersebut ataupun kata kunci yang kurang familiar. Melihat hal tersebut, IST AKPRIND mnyelenggarakan pelatihan Search Engine Optimization (SEO) bagi pengelola website di lingkungan IST AKPRIND, mulai hari ini Rabu (7/2) hingga tanggal 12 mendatang di ruang Sidang utama.

Dalam pelatihan yang dibuka oleh Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T tersebut terungkap bahwa di IST AKPRIND saat ini terdapat beberapa situs serta ratusan situs turunannya (sub dumain) yang pengelolaannya belum maksimal. Sehingga perlu ada upaya memaksimalkan keberadaan situs tersebut agar informasi yang terkandung didalamnya dengan mudah dapat dikenali oleh masyarakat yang ingin mengaksesnya. Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Muhammad Sholeh, S.T., M.T dihadapan 25 peserta pelatihan menyampaikan bahwa situs jaringan/website saat ini menjadi salah satu pintu utama dalam menjaring mahasiswa baru. Calon mahasiswa yang berlokasi jauh dari IST AKPRIND dapat mengetahui perkembangan IST AKPRIND cukup melalui laptop atau telepon pintar yang dimilikinya. Informasi yang akurat dan selalu menampilkan informasi terbaru akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengenal lebih dekat dengan IST AKPRIND. Sehingga IST AKPRIND pun harus senantiasa mendekatkan diri dengan masyarakat melalui situs internet yang familiar serta mudah dalam pencariannya karena adanya omptimisasi kata kunci yang terindeks oleh mesin pencari. Beliau berharap melalui pelatihan ini mampu mendongkrak jumlah kunjungan ke situs IST AKPRIND sehingga akan berdampak pula akan semakin dikenalnya IST AKPRIND di mata masyarakat.(tdj)