Mobil Kalisahak 28 berlaga di KMHE 2018, Padang

0
22

Inovator mobil hemat IST AKPRIND kembali ambil bagian dalam pelaksanaan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 ini. Pada kontes yang diselenggarakan di Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat ini, IST AKPRIND menurunkan tim  pada kategori Urban Concept dengan kendaraan Kalisahak 28 yang berbahan bakar Ethanol. Perlombaan sendiri telah dimulai sejak Selasa (27/11) hingga Sabtu (1/12). Pada KMHE 2018 di Padang ini akan diikuti total oleh 71 tim dari 45 PTN dan PTS di seluruh Indonesia

Manajer tim IST AKPRIND, Indra Ardiansyah bersama dosen pembimbing Ellyawan Setyo Arbintarso, S.T., M.Sc., Ph.D mengatakan bahwa KOMHE ini melombakan dua kategori yaitu Prototype dan Urban Concept. Pada masing-masing kategori masih dibagi lagi dalam 4 kelas berdasarkan bahan bakar yang digunakan yaitu  gasoline, diesel, ethanol dan listril. Sehingga dalam gelaran KMHE ini melombakan total 8 kelas. Tim IST AKPRIND yang tampil pada kelas Urban Ethanol akan bersaing dengan empat perguruan tinggi lain yang semuanya merupakan Perguruan Tinggi Negeri. Menurut Elyyawan, bersaing dengan ITS Surawabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang serta UPI Bandung tidah membuat anak asuhnya patah arang. Namun justru memberikan semangat tersendiri untuk meraih prestasi. Pengalaman di ajang KMHE tahun sebelumnya serta tampil di ajang yang lebih tinggi seperti Shell Eco Maraton Asia menjadi modal tersendiri bagi Tim IST AKPRIND, tambahnya.

KMHE merupakan upaya dari Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia untuk melakukan sebuah penelitian dalam membuat kendaraan yang hemat bahan bakar dan atau menggunakan bahan bakar alternatif seiring dengan semakin berkurangnya sumber energi terutama sumber energi dari fosil (minyak dan gas).  KMHE merupakan kegiatan yang diadakan untuk menguji kemampuan merancang dan membangun kendaraan yang aman, irit dan ramah lingkungan. KMHE ini merupakan kegiatan rutin agenda DIKTI yang dari awal lebih dikenal dengan nama Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC). Kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh  universitas/institut/politeknik di Indonesia. Kategori perlombaan ada 2 yaitu Prototipe dan Urban concept, sedangkan perkategorinya ada 4 kelas engine yaitu Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gasoline, MPD Diesel, MPD Etanol dan Motor Listrik. (tdj)