LPPM IST AKPRIND Berikan Pembekalan kepada Peserta KKN

0
52

Tahun 2020, IST AKPRIND kembali berencana menerjunkan mahasiswanya ke tengah-tengah masyarakat melalui program kuliah kerja nyata (KKN) periode semester ganjil Tahun akademik 2019/2020. Pada KKN periode ini rancananya akan diterjunkan sebanyak 300 mahasiswa yang disebar ke duapuluh tiga pedukuhan dari 3 desa. Salah satu desa lokasi penerjunan KKN adalah desa Sedayu yang berlokasi di wilayah kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Sementara dua desa lainnya berada di wilayah kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul yaitu desa Pengkok dan desa Putat.

Guna memberikan gambaran kepada para mahasiswa tentang kondisi wilayah, alam serta masyarakat lokasi penerjunan KKN, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IST AKPRIND menyelenggarakan pembekalan peserta KKN periode semester ganjil TA 2019/2020, di auditorium IST AKPRIND, Selasa (14/1). Pembekalan peserta KKN dibuka secara resmi oleh rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T. Hadir pada kesempatan tersebut kepala LPPM IST AKPRIND, Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T., serta kepala pusat pengabdian kepada masyarakat, Bambang Kusmartono, S.T., M.T., serta seluruh dosen pembimbing lapangan. Materi pengenalan kondisi wilayah, alam serta masyarakat Desa Sedayu kecamatan Muntilan disampaikan oleh Zaenal selaku Sekretaris Desa mewakili lurah desa Sedayu, Riyadi S yang berhalangan untuk menghadiri acara pembekalan karena ada agenda kegiatan yang bersamaan. Sedangkan untuk pengenalan wilayah dan kondisi masyarakat desa Putat dan Pengkok, disampaikan oleh Camat Patuk, R Haryo Ambar Suwardi, S.H., M.Si.

Kepada peserta pembekalan, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., berpesan agar peserta KKN senantiasa menjaga nama baik almamater serta menjaga kekompakan. Faktor kekompakan merupakan hal penting dalam kesuksesan pelaksanaan KKN. Individu yang memiliki latar belakang jurusan dan kompetensi yang berbeda dalam sebuah kelompok KKN akan menjadi potensi yang dapat dimaksimalkan. Terlebih dari tiap-tiap kelompok mampu dimaksimalkan oleh koordinator desa (kordes) maupun koordinator kecamatan (korcam).

KKN periode semester ganjil TA 2019/2020 menerjunkan 300 mahasiswa yang akan dibagi dalam 23 kelompok. Sebanyak 100 mahasiswa akan diterjunkan di desa Sedayu, Muntilan yang memiliki 8 padukuhan. Sedangkan 200 mahasiswa akan diterjunkan di wilayah kecamatan Patuk dengan 6 kelompok mahasiswa didesa Pengkok, serta 9 kelompok mahasiswa di desa Putat. (tdj)