LKIR V Informatika Nasional 2018, SMKN 1 Donorejo Pacitan boyong Trophy Gubernur DIY

0
25
Rektor IST AKPRIND mengunjungi salah satu booth peserta

Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) V Informatika Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND dan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HUMANIKA) melahirkan juara baru. Pada LKIR tahun 2017, Piala Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang menjadi piala bergilir diraih oleh SMA dari kota Yogyakarta. Namun pada gelaran final LKIR V 2018 ini, Piala bergilir Gubernur DIY berpindah menuju kota Pacitan Jawa Timur, setelah tim dari SMKN 1 Donorejo Pacitan berhasil menggunguli 14 tim finalis lainnya.

Babak final LKIR dibuka secara resmi oleh Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T, Senin (12/11) di Auditorium kampus I.  Kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND dan  HUMANIKA tersebut pada tahun ini mengangkat tema “Inovasi Generasi Muda Berbasis IT”. Ketua jurusan Teknik Informatika, Uning Lestari, S.T., M.Kom menuturkan bahwa LKIR ini merupakan media kompetisi karya-karya siswa tingkat SMA/SMK/MA sederajat untuk bersaing di bidang Information Technology (IT) dengan menampilkan produk-produk  aplikasi software.  Uning Lestari menambahkan bahwa LKIR diselenggarakan melalui beberapa tahapan yaitu tahap seleksi serta babak final. Pada tahap seleksi awal terdapat lebih dari 30 karya ilmiah  yang dikirim oleh tim-tim dari berbagai wilayah di Indonesia seperti  Pekanbaru, Kendari, Bulukumba, Lombok, Malang, Surabaya,Semarang, Pacitan, Wonogiri , Kendal, serta Yogyakarta yang masuk ke meja panitia. Dari sekian banyak karya tersebut diseleksi oleh dewan juri dan diputuskan 15 tim  maju ke babak final.

Peserta menjelaskan karyanya kepada Dewan Juri

Terpisah Ketua panitia LKIR 2018, Galang Paratama Sukma Putra yang didampingi ketua Humanika Hariyo Utomo mengemukakan bahwa 15 tim finalis yang masuk putaran final adalah SMAN 11 Kendari Sulawesi Tenggara, SMAN 5 Bulukumba Sulawesi selatan, SMA 1 Yogyakarta, SMAN 1 Tanjung Lombok Utara, SMK Bina Utama Kendal, SMKN 1 Donorejo Pacitan, SMK 2 Pengasih Kulon Progo, SMK Telkom Malang, MAN 1 Gresik, SMKN 2 Depok Sleman, SMAN 15 Semarang, SMKN2 Magelang, SMA Santa Maria Surabaya serta MA Nurul Ummah Yogyakarta. Para peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri yang terdiri dari Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom, Catur Iswahyudi, S.Kom, S.E., M.Cs., MTA serta Uning Lestari, S.T., M.Kom. Selain itu peserta juga diberikan kesempatan untuk memamerkan hasil karyanya di booth yang disediakan oleh panitia.

Aplikasi Game Edukasi Budaya Wayah Beber peraih Juara I

Dari hasil penilaian dewan juri akhirnya diputuskan bahwa karya ilmiah berjudul Aplikasi Game Edukasi Budaya Wayah Beber karya SMKN 1 Donorejo Pacitan tampil sebaga yang terbaik sehingga berhak memboyong trophy bergilir Gubernur DIY, trophy tetap serta uang pembinaan sebesar 2,25 juta rupiah. Juara II diraih oleh SMKN 2 Depok Sleman dengan karya Sistem Deteksi Sampah pada Aliran Sungai, sehingga berhak atas trophy dan uang pembinaan senilai 1,5 juta rupiah. Sementara juara III dengan hadiah trophy dan uang pembinaan 1 juta rupiah diraih oleh SMAN 5 Bulukumba Sulawesi Selatan dengan karya berjudul Edukatif Game Anti Narkoba. Juara Tim Favorit diraih oleh MA Nurul Ummah Yogyakarta dengan judul Game Edukasi Sistem Periodik Unsur (SPU) Kimia, sedangkan juara poster terbaik oleh SMAN 15 Semarang dengan karya berjudul “Savior,s Glove” sebagai Penolong Korban Bencana. (tdj)