LKIR Kimia Tingkat Nasional 2019, 15 Tim Bersaing di Babak Grand Final

0
11

Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Kimia Tingkat Nasional bagi siswa SMA, SMK, MA, sederajat yang diselenggarakan Jurusan Teknik Kimia merupakan agenda rutin dan telah memasuki penyelenggaraan kesepuluh di tahun 2019. Dari puluhan proposal yang masuk, lima belas finalis terpilih untuk mengikuti babak Grandfinal pada 15 Juni di ruang sidang 1 dan auditorium IST AKPRIND Yogyakarta. Pelaksanaan Grandfinal LKIR X dengan tema Inovasi Teknologi Terbarukan dengan Pengelolaan Sumber Daya yang Berkesinambungan Guna Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 diharapkan dapat menghasilkan produk karya ilmiah inovatif yang dapat berdaya saing di era industri saat ini.

Upacara pembukaan grandfinal LKIR X

Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Medan, Yogyakarta, Banyuwangi hingga Pontianak. Peserta telah mengiikuti acara technical meeting mulai 14 Juni 2019 oleh panitia dari Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK). Ada beberapa kategori lomba yang ditampilkan pada LKIR X yaitu kategori presentasi karya (Juara 1, 2, dan 3), best posterbest stand, dan video favorit. Lomba video favorit merupakan kategori lomba yang pertama kali diadakan tahun ini untuk menarik kreativitas peserta.

Kelima belas finalis mempresentasikan karya ilmiahnya secara antusias di hadapan ketiga juri utama yaitu Rendro Prasetyo, S.T., M.Eng. (dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta), Ir. Ganjar Andaka, Ph.D. dan Dewi Wahyuningtyas, S.T., M.Eng. (dari dosen teknik kimia).

Suasana presentasi karya oleh salah satu peserta lomba

Sedangkan, juri untuk poster dan stand yaitu Bambang Kusmartono, S.T., M.T., dan Ir. Murni Yuniwati, M.T. dari dosen teknik kimia. Karya yang dipamerkan mulai dari produk olahan makanan, minuman, sabun, bahan bakar, hingga ke teknologi arduino untuk pertumbuhan tanaman.

Salah satu peserta dari SMK Negeri 1 Boyolali memamerkan karya di pameran stand
Pameran stand peserta dari SMA N 1 Bobotsari Purbalingga

Rekayasa iklim untuk mempercepat pertumbuhan bawang putih berbasis arduino dari SMK Negeri 1 Tuban terpilih sebagai juara 1 untuk presentasi karya. Teknologi yang diterapkan dapat mengatur suhu dan kelembapan secara berkala pada bawang dengan dilengkapi sensor di sistemnya. Hasil yang diperoleh terbukti bawang dapat tumbuh lebih tinggi dan cepat hingga 18 cm selama sebulan dibandingkan tanpa teknologi arduino.

Stand pameran juara 1 presentasi karya dari SMK Negeri 1 Tuban dengan karya rekayasa Iklim dengan teknologi arduino pada tanaman bawang putih

Adapun daftar lengkap juara LKIR Nasional Kimia ke-X sebagai berikut:

  1. Juara 1 Presentasi dari SMK Negeri 1 Tuban (Rekayasa Iklim Guna Mempercepat Pertumbuhan Bawang Putih Berbasis Arduino) mendapatkan trophy dan hadiah Rp 3.000.000,00
  2. Juara 2 Presentasi dari SMK SMTI Yogyakarta (Teknologi Tepat Guna Pengolahan Campuran Limbah Cangkang Melinjo, Kulit Ketela dan Serbuk Gergaji menjadi Briket sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan Berbasis Renewable Resources) mendapatkan trophy dan hadiah Rp 2.000.000,00
  3. Juara 3 Presentasi dari SMK Negeri 1 Mojosongo, Boyolali (“Manica Sereal” Sereal Instan Bergizi dari Bahan Singkong dan Kacang Gude) mendapatkan trophy dan hadiah Rp 1.000.000,00
  4. Juara Best Poster dari SMK SMTI Pontianak (Pembuatan Minyak Biji Karet dengan Metode Pengasaman dan Ektraksi Pelarut Dietil Eter sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodiesel) mendapatkan trophy dan hadiah Rp 500.000,00
  5. Juara Best Stand dari SMA Negeri 1 Bobotsari, Purbalingga (Optimalisasi Pegagan (Centella asiatica) Pengendali Hipertensi Sebagai Potensi Pertanian) mendapatkan trophy dan hadiah Rp 500.000,00
  6. Juara Video Favorit dari MAN 2 Model Medan (Pengembangan Komoditas Salak Pondoh di Desa Bangunkerto Melalui Koperasi Niku Pondoh) mendapatkan trophy dan hadiah Rp 500.000,00
Penyerahan trophy dan hadiah juara 1 LKIR X Kimia oleh Bapak Rendro P., S.T., M.Eng kepada SMK N 1 Tuban

Di akhir acara, Sri Rahayu Gusmarwani, S.T., M.T. selaku Ketua Jurusan Teknik Kimia menyampaikan bahwa “semua peserta yang hadir disini adalah juara karena telah berani dan mampu membawa hasil karya yang inovatif dan bermanfaat. Dan tetap semangat menghasilkan karya-karya berikutnya.”

sumber