Venus Company NIKA Mendong hasil karya siswa SMKN I Godean berhasil merebut Trophy Rektor IST AKPRIND Yogyakarta serta uang pembinaan sebesar duajuta rupiah setelah mampu menyisihkan pesaingnya dalam Kompetisi Bisnis Siswa Yogyakarta (KBSY) yang diselnggarakan di Kampus I IST AKPRIND, Sabtu (5/5). Pada partai puncak yang meloloskan 8 finalis, Tim yang diperkuat Wayan Anissatun, Dian Oktavia,dan Asyifa Lutfiana Arfani mampu tampil maksimal dihadapan Dewan Juri dari Home Business Camp (HBC) Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta serta dosen wirausaha IST AKPRIND. Sementara peringkat kedua diraih oleh SMK N 1 BANTUL dengan hasil karyanya yang bernama CASAVA OVALA dan diperkuat oleh Muhamad Hidayatul Mustafit, Weda Romiyati, dan Anastasya Rahmaniar. Sedangkan peringkat 3 diboyong oleh SMA Muhamadiyah 5 Yogyakarta yang menampilkan karya berjudul KEPO Student Company Keripik Lompong dengan anggota tim Dini Rismandaru, Dela Suci R, dan M. Rosyid Ridlo.

Ketua Panitia KBSY, Rokhana Dwi Bekti, S.Si., M.Si. menjelaskan, bahwa kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-46 IST AKPRIND Yogyakarta ini bertujuan untuk menumbuhkan sense of business; membangun ketrampilan wirausaha; dan membangun jejaring dalam wirausaha wirausaha bagi para pelajar SMA/sederajat di kota Yogyakarta dan sekitarnya. Sedangkan luaran yang diharapkan adalah meningkatnya kuantitas dan kualitas siswa dalam berwirausaha. Lebih lanut, Rokhana Dwi Bekti menjelaskan kriteria peserta KBSY adalah tim yang terdiri dari 3 siswa SMA/sederajat di ada Kota Yogyakarta dan sekitarnya; menunjukkan KTP dan/atau kartu pelajar;  satu tim berasal dari sekolah yang sama didampingi seorang guru pendamping, memiliki bisnis (kuliner, jasa, produk, atau lainnya) yang telah dilaksanakan oleh siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah. Karya bersifat original dan belum pernah pernah diikutsertakan dalam kompetisi.  Sementara pada partai final, semua tim dan guru pendamping wajib hadir dan menyiapkan expo produk. Peserta juga berkesempatan untuk terpilih menjadi kandidat wirausahawan yang akan dibina oleh Home Business Camp (HBC) dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta dalam mengembangkan usahanya.

Terpisah, Ketua Panituia DIES ke-46 IST AKPRIND Yogyakarta Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom. mengungkapkan bahwa perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya di kehidupan masyarakat mengakibatkan semakin meningkatnya persaingan pada berbagai bidang. Tak terkecuali  persaingan di dalam dunia kerja dan usaha. Dalam menghadapi tantangan tersebut, setiap masyarakat perlu mempersiapkkan sejak dini dengan berbagai kegiatan akademik maupun non akademik. Bagi pelajar, kualitas mereka tidak cukup hanya diperoleh dari kegiatan akademik saja, namun juga dibangun melalui kegiatan non akademik dengan mengasah softskill. Diantaranya adalah yang berhubungan dengan kemampuan dan ketrampilan wirausaha, penemuan ide bisnis, bekerja dalam tim, dan lainnya.

Merespon situasi tersebut, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta bekerjasama dengan Home Business Camp (HBC) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Kompetisi Bisnis Siswa Yogyakarta (KBSY) tahun 2018. Bentuk kegiatan KBSY adalah berupa kompetisi bisnis yang telah dilaksanakan oleh siswa SMA/sederajat di Kota Yogyakarta dan sekitarnya.(tdj)