Kolaborasi Tiga Kampus Selenggarakan Kegiatan Diklat Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan Guru SMK Negeri 2 Magelang

0
17

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yang menjadi kewajiban setiap dosen. Pelaksanaan PkM tersebut perlu terus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya. Pelaksanaan PkM juga harus memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan kebutuhan, tujuan, dan harapan pemilik kepentingan atau stakeholders, baik pemilik kepentingan ekternal maupun internal secara terpadu, harmonis, dan sinergis. Di samping itu, kegiatan PkM juga dilaksanakan dengan menganut azas-azas kelembagaan, kerjasama, kesinambungan, dan edukatif.

Dalam rangka peningkatan kualitas PkM, di tahun 2019 ini, Fakultas Teknologi Industri IST AKPRIND, Sekolah Pascasarjana Universitas AMIKOM Yogyakarta, dan Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus menginisiasi dan mengembangkan bentuk kegiatan PkM baru, yaitu secara bersama-sama melaksanakan Program PkM dengan judul program “Pembimbingan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Publikasi Ilmiah Jurnal Nasional”. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari NOTA KESEPAHAMAN antara masing-masing PT dengan SMK Negeri 2 Magelang yang telah ditandatangani pada 31 Oktober 2019, dan realisasi MOA (Perjanjian Kerja Sama) yang telah ditandatangani pada 01 November 2019. Pada pelaksanaan program PkM ini, IST AKPRIND Yogyakarta mengirimkan empat orang narasumber, yaitu Dr. Suwanto Raharjo, S.Si., M.Kom., Catur Iswahyudi, S.Kom., S.E., M.Cs., M.T.A., Dr. Ir. Toto Rusianto, M.T., dan Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., Universitas AMIKOM mengirimkan seorang narasumber yaitu Prof. Dr. Ema Utami, S.Si., M.Kom., sedangkan Dr. Eko Darmanto, S.Kom., M.Cs. merupakan narasumber dari Universitas Muria Kudus.

Dalam sambutannya, saat pembukaan acara, Drs.Supriyatno, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Magelang mengungkapkan bahwa kehadiran PT di sekolah diharapkan dapat memberikan warna baru berupa sentuhan teknologi dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bari para Guru. Sementara Afif Suryono, S.Pd.,M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana & Prasarana sekaligus Panitia dari pihak sekolah mitra mengungkapkan bahwa pelatihan publikasi ilmiah pada jurnal ilmiah nasional ber-ISSN bagi para Guru masih sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pelaksanaan PkM kolaborasi kali ini diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal karena didukung oleh Tim narasumber yang cukup banyak.

Selanjutnya, Edhy Sutanta selaku Koordinator Program menjelaskan lebih terinci, kegiatan kali ini merupakan tahap paling awal dari dari 3 tahapan yang telah disusun. Pada tahap pertama kegiatan yang dilaksanakan adalah Workshop Peningkatan Kapasitas dan kemampuan SDM Guru di Bidang Sains dan Teknologi, khususnya penyusunan PTK dan naskah publikasi jurnal ilmiah nasional ber-ISSN. Output yang diharapkan pada kegiatan ini adalah seluruh peserta mampu menulis menyusun PTK dan naskah publikasi ilmiah dari hasil penelitian dan PTK sesuai ketentuan yang berlaku secara baik dan benar, mampu memahami sistem OJS, mampu memilih dan mengirim naskah publikasi ilmiah di jurnal nasional melalui OJS. Kegiatan ini diikuti oleh 31 orang guru SKM N 2 Magelang dari berbagai bidang ilmu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 11 hari penuh dengan durasi waktu kegiatan secara keseluruhan selama 84 jam.
Pada tahap kedua kegiatan akan dilanjutkan dengan merintis penerbitan jurnal untuk menampung hasil-hasil penelitian dan PTK dari para Guru yaitu pembentukan pengelola jurnal, pengurusan Penerbitan jurnal, instalasi OJS, dan pelatihan bagi pengelola jurnal. Hasil luaran yang diharapkan dari kegiatan pada tahap kedua adalah terbentuknya pengelola jurnal, tersedia berkas pengusulan penerbitan jurnal yang lengkap, terinstalasi sistem OJS, serta tersedia personil yang mampu mengelola jurnal dengan melibatkan unsur PT dan sekolah.

Pada tahap ketiga kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan adalah membangun jejaring guru sebagai sumber utama naskah jurnal, perluasan kegiatan pendampingan PTK dan publikasi ilmiah jurnal nasional di wilayah Jawa Tengah, serta akreditasi jurnal. Jika diperlukan, kami juga siap menghadirkan narasumber untuk acara sosialisasi penulisan buku ber-ISBN. Kami ingin SMK N 2 Magelang dapat menjadi percontohan kegiatan serupa untuk sekolah-sekolah lain di Jawa Tengah, demikian ungkap Edhy di sela-sela acara workshop.