Hati-hati Akun Palsu Mengatasnamakan IST AKPRIND

0
415

Munculnya sebuah akun media sosial yang menggunakan nama akprind serta menggunakan logo IST AKPRIND Yogyakarta cukup meresahkan kalangan sivitas akademika IST AKPRIND. Pasalnya akun dengan pengikut lebih dari 2000 tersebut diduga menggunakannya untuk kepentingan mendapatkan keuntungan pribadi. Walaupun dalam poatingannya masih tertulis “0” atau belum terlihat pernah memposting sesuatu, namun dalam tangkapan layar story-nya, akun tersebut mencoba menggunakannya untuk menjual produk dengan nama IST AKPRIND.

Rektor IST AKPRIND Yogyakarta menyampaikan bahwa akun tersebut bukan merupakan akun resmi IST AKPRIND. Akun media sosial yang dikelola resmi oleh IST AKPRIND adalah @akprind_official (instagram), akprind.yk (facebook) serta @AkprindOfficial (twitter). Sehingga masyarakat perlu berhati-hati, jika terdapat akun lain diluar ketiga akun tersebut dapat dipastikan bahwa akun tersebut bukan akun resmi IST AKPRIND. Terkait penggunaan logo dan nama yang mirip dengan IST AKPRIND Yogyakarta, rektor menegaskan bahwa hal tersebut dengan jelas diatur dalam Statuta IST AKPRIND Yogyakarta tahun 2019 yang diterbitkan oleh Yayasan Pembina Potensi Pembangunan selaku badan penyelenggara IST AKPRIND Yogyakarta.

Nama dan logo IST AKPRIND juga telah terdaftar di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Nama atau merek AKPRIND merupakan milik Yayasan Pembina Potensi Pembangunan. Terakhir merek ini diperpanjang pada tahun 2013 dan berlaku selama sepuluh tahun, sehingga masih berlaku hingga tahun 2023 mendatang.

Sementara logo IST AKRIND Yogyakarta tercatat di Direktorat Hak Cipta, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pencipta sekaligus pemegang hak cipta seni logo IST AKPRIND dengan nama ciptaan Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta adalah Yayasan Pembina Potensi Pembangunan. Sehingga logo IST AKPRIND mendapat perlindungan hukum dan hak cipta logo tersebut masih berlaku hingga tahun 2046 mendatang.

Rektor mengingatkan kepada pihak- pihak yang selama ini menggunakan nama merek AKPRIND serta menggunakan seni logo Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta untuk memperoleh keuntungan pribadi agar segera dihentikan. Sebab hal tersebut jelas-jelas melanggar hukum. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat harus lebih jeli dan berhati-hati terhadap akun-akun yang bukan merupakan akun resmi IST AKPRIND namun mengatasnamakan IST AKPRIND. (tdj).