Dies Natalis ke 46, Sinergi dan Kolaborasi Menuju IST AKPRIND Favorit dan Unggul

0
29

Era Industri 4.0 yang dicetuskan oleh Pemerintah Jerman pada tahun 2011 telah menyebar ke seluruh dunia. Hal ntersebut dicirikan dengan komputerisasi pabrik, dan  komunikasi satu sama lain melalui internet. Sebagai negara besar yang berdaulat, Indonesia tentu tidak ingin hanya menjadi penonton. IST AKPRIND Yogyakarta sebagai institusi Pendidikan Tinggi tentunya menjadi salah satu tumpuan dalam bagian strategi nasional, khususnya Peningkatan Kualitas SDM. Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T, saat menyampaikan sambutannya dalam Laporan Tahunan Rektor 2018 yang dibacakan bertepatan dengan Dies Natalis ke 46 IST AKPRIND, di Auditorium Kampus I, Sabtu (12.5).

Dr. Ir. Amir Hamzah menambahkan bahwa imbas dari Revolusi Industri 4.0 dimana didominasi komunikasi, telah menciptakan Era Disrupsi Teknologi yang secara harfiah dimaknai dengan perubahan cara menggunakan teknologi. Intan Ahmad selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, menjabarkan beberapa kebijakan yang telah diambil yaitu: Reorientasi Kurikulum (Literasi Baru, Entrpreneurship, Internship), Hybrid Learning Online, Life-long Learning, dan GEN-RI 4.0 (General Education dan Kompetensi Revolusi Industri 4.0). Beliau menekankan pentingnya reorientasi kurikulum pada Rakernas Ristekdikti 2018, dimana Literasi Lama (membaca, menulis, dan matematika) sebagai modal dasar untuk berkiprah di masyarakat tidak cukup memadai lagi. Lulusan harus lebih kompetitif, untuk itu diperlukan Literasi Baru meliputi Literasi Data yaitu kemampuan untuk membaca, analisis, dan menggunakan informasi di dunia digital, Literasi Teknologi yaitu memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (coding, artificial intelligence, dan enginering principles), dan Literasi Manusia yaitu humanitas, komunikasi dan desain (leadership, team work, cultural agility, entrepreneurship). Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai sebuah perguruan tinggi yang memiliki visi untuk mewujudkan “Institut yang favorit dan unggul di bidang sains & teknologi secara nasional” selalu berusaha untuk memberikan pendidikan yang mengedepankan penguasaan pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan bangsa dan negara. Salah satu tujuan IST AKPRIND Yogyakarta adalah mencetak sarjana dan ahli madya sains dan teknologi yang berjiwa entrepreneur (kewirausahaan) dan memiliki karakter disiplin, jujur, bermoral dan kompeten dibidangnya. Cita-cita IST AKPRIND Yogyakarta telah sejalan dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 dekade ini.

Peringatan Dies Natalis ke 46 IST AKPRIND diisi dengan laporan tahunan rektor sebagai wujud  tanggungjawabnya terhadap seluruih sivitas akademika, masyarakat umum serta Yayasan Pembina Potensi Pembangunan (YPPP) selaku badan penyelenggara IST AKPRIND. Laporan tahunan rektor dibacakan dalam Sidang Senat Terbuka dihadapan Senat Akademik IST AKPRIND serta tamu undangan baik dari internal maupuan perwakilan pemerintah dan masyarakat. Laporan tahunan rektor merupakan bentuk keterbukaan informasi publik IST AKPRIND kepada masyarakat luas bahwa dalam penyelenggaraan pendidikannya dilakukan dengan transparan. Data-data tridharma perguruan tinggi yang terdiri dari pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada periode tertentu turut termuat dalam lampiran laporan tahunan tersebut, sehingga masyarakat yang ingin mengetahui kegiatan yang telah dilakukan oleh IST AKPRIND dapat mengaksesnya dengan mudah. (tdj)