Home Authors Posts by humas

humas

288 POSTS 0 COMMENTS

Tim Brahmana IST AKPRIND raih “The Best Strategy” pada Ajang KRI Regional 3 2017

0

Pada pertandingan putaran perdana di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 Regional 3 DIY, Jateng, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, Tim Brahmana berhasil melakukan APPARE. APPARE merupakan istilah dalam kontes robot dimana posisi semua cakram berhasil dimendaratkan dengan baik disemua meja yang ada pada arena lomba dan langsung dinyatakan sebagai pemenang dalam pertandingan tersebut.

Dalam event KRI 2017 Regional 3 tahun ini, Tim Robot IST AKPRIND Yogyakarta mengirimkan 2 tim pada kategori KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia) dan KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) Berkaki. Tim Brahmana diketuai oleh Adi Arifin (T. Elektro) dengan anggota dan tim mekaniknya adalah Aryono Priyambudi (T.Elektro), Rangga Sinatra (T.Elektro), Adi Pratomo (T.Elektro), Muhammad Nurhusna Minandin (T.Elektro), dan Altaf Zahra (T.Mesin), tim ini dibimbing oleh Beny Firman, ST., M.Eng.

Tim lainnya adalah Tim Mahaprana pada kategori KRPAI Berkaki yang diketuai oleh Keke Aziz Al Amin (T.Elektro), Muchamad Rizal Rinaldi (T.Informatika), dan Bagus Prabowo (T.Elektro), tim ini dibimbing oleh Taufik Hidayat, ST., M.Eng.

Turut hadir Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama IST AKPRIND, Ir. Joko Waluyo, MT., mendampingi saat lomba berlangsung. Apresiasi langsung disampaikan beliau saat menyambangi pit stop Tim Brahmana sesaat setelah tim tersebut meninggalkan lapangan usai bertanding. Kebanggaan dan kegembiraan terus menerus disampaikan sivitas akademika IST AKPRIND atas keberhasilan Tim Brahmana meraih penghargaan “Tim dengan Strategi Terbaik” pada ajang kali ini.

Kontes Robot Indonesia (KRI) adalah kegiatan kontes bidang robotika yang dapat diikuti tim mahasiswa dari institusi atau Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang terdaftar di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pada KRI terdapat berbagai divisi yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi terkini dan tujuan kontes, yaitu: Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe beroda, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe berkaki, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI).

Tema dan aturan setiap divisi kontes pada KRI mengacu pada kompetisi internasional. KRAI mengacu pada ABU Asia-Pacific Robot Contest. KRPAI mengacu pada Trinity College International Robot Contest. Dan KRSBI mengacu pada RoboCup.

Kontes Robot Indonesia diselenggarakan dalam beberapa Wilayah Tingkat Regional. Pemenang dari setiap Kontes Regional akan diundang untuk ikut serta dalam Kontes Robot Tingkat Nasional. Pemenang pada setiap divisi mendapat penghargaan serta bantuan biaya untuk mengikuti Kompetisi Robot Tingkat Internasional.

Untuk dapat mengikuti kegiatan Kontes Robot Indonesia, setiap tim calon peserta harus mengajukan proposal yang ditujukan ke Panitia Pusat KRI dengan persetujuan Wakil Rektor/Ketua/Direktur Bidang Kemahasiswaan masing-masing Perguruan Tinggi. Setiap perguruan tinggi hanya dapat mengirim satu tim peserta untuk masing-masing divisi pada KRI.

Tim yang lolos seleksi proposal mempersiapkan robotnya untuk evaluasi tahap kedua, dengan menyampaikan laporan kemajuan pembuatan robot. Tim yang lolos evaluasi tahap kedua berhak mengikuti KRI Tingkat Regional. Mekanisme pendaftaran, format proposal dan laporan kemajuan dapat dilihat pada Panduan Umum KRI yang dikeluarkan oleh Panitia Pusat KRI.

KRI 2017 diselenggarakan dalam 4 Wilayah Tingkat Regional, yang pembagiannya mencakup sebagai berikut:

  1. Regional 1 meliputi wilayah Sumatera dan sekitarnya
  2. Regional 2 meliputi wilayah Jawa bagian barat, Kalimantan (sebagian) dan Sulawesi
  3. Regional 3 meliputi wilayah Jawa bagian tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan
  4. Regional 4 meliputi wilayah Jawa bagian timur, Bali, NTB, NTT, wilayah Maluku dan wilayah Papua.

Pemenang Kontes pada setiap Wilayah Regional akan diundang untuk ikut serta dalam Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional pada tanggal 6-9 Juli 2017. Pemenang Kontes Robot ABU Tingkat Nasional nantinya akan mewakili Indonesia dalam ajang ABU ROBOCON 2017 TOKYO – JEPANG pada tanggal 27 Agustus 2017 bertempat di Ota Ward Gymnasium.

sumber :http://elektro.akprind.ac.id

Dies Natalis ke 45 IST AKPRIND Yogyakarta

0

Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba adalah musuh bangsa, bahkan musuh semua bangsa. Narkoba adalah penjajah tanpa wajah yang akan mencengkeram dan merampas masa depan penyalahgunanya. Kejahatan Narkoba bagai pembunuhan masal yang jatuh korbannya lebih besar daripada kejahatan apapun di dunia ini. Demikian diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Drs. Budi Waseso dalam pidato Dies Natalis ke 45 IST AKPRIND yang disampaikan oleh Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Irjen. Drs. Sobri Effendy Surya, S.H., M.M. di Auditorium Kampus I, Rabu (10/4).

Budi Waseso menambahkan, sasaran sindikasi dan jaringan kejahatan narkoba adalah generasi muda yang dalam pembentukan karakter dalam dirinya oleh keluargnya tidak kuat, yang dalam pembinaan mental dan moralnya oleh lingkungannya tidak mampu menggerakkan pola tindak dan pola fikir yang sesuai nilai-nilai ajaran agama dan nilai luhur bangsa. Generasi muda yang menjadi pangsa narkoba adalah mereka yang jauh dari kedisiplinan yang dimulai dari kurangnya rasa memiliki dan menghargai diri sendiri. Kejahatan narkoba mengancam dimana saja, kapan saja dan siapa saja dan tak mengenal batasan usia. Hampir tak ada satupun wilayah di dunia termasuk di Indonesia yang terbebas dari ancaman penyalahgunaan Narkoba. Kejahatan narkoba telah menggurita di semua aspek kehidupan dalam masyarakat karena didanai besar oleh sindikasi Narkoba Global yang berkemampuan tinggi menciptakan proxy war, kartel, kejahatan terorganisi, mengumbar jargon-jargon menghalalkan penyalahgunaan narkoba dengan isu HAM dan Kesehatan serta  memproduksi beragama jenis narkoba baru setiap tahunnya. Kartel narkoba terus menciptakan pangsa pasar di lingkungan pendidikan, lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat khususnya kawasan rawan narkoba yang hampir kita jumpai di setiap kota besar di provinsi dan kabupaten, tambahnya.

Sementara dalam sambutannya, Rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T menyampaikan bahwa Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai sebuah perguruan tinggi yang memiliki visi untuk mewujudkan “Institut yang favorit dan unggul di bidang sains & teknologi secara nasional” selalu berusaha untuk memberikan pendidikan yang mengedepankan penguasaan pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan bangsa dan Negara. Salah satu tujuan IST AKPRIND Yogyakarta adalah mencetak sarjana dan ahli madya sains dan teknologi yang berjiwa entrepreneur (kewirausahaan) dan memiliki karakter disiplin, jujur, bermoral dan kompeten dibidangnya. Menurut rektor generasi Z saat ini sedang berada di kampus-kampus, mencari pendidikan dan ilmu pengetahuan, mereka membanjiri kampus-kampus dengan teknologi digital yang unggul. Sesuai karakter generasi Z, dengan sisi positif dan negatifnya, perguruan tinggi sebagai suatu tempat untuk mendidik generasi muda harus mampu membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Generasi ini harus dididik dan diarahkan untuk dapat menguasai sains dan teknologi, sehingga dapat bersaing secara global. Rektor turut menyampaikan perlunya bangsa ini membangun karakter kuat, menanamkan nilai-nilai moral dan mengajarkan kedisiplinan menjadi keharusan yang tak boleh berhenti dari setiap lembaga pendidikan dimanapun berada. Karena melalui jargon demokrasi, pasar bebas dan perdagangan bebas semua arus informasi, barang, manusia dan budayanya bersliweran ke segala arah yang menembus batas-batas dan nilai-nilai filter budaya nilai-nilai dan pandangan-pandangan luhur yang dianut semua bangsa. Seakan semua serba bebas, serba boleh, serba bisa, serba instan dan serba mudah diatur. Sehingga perlu keberanian memulai pembangunan karakter tersebut, perlu terus mengawasi prosesnya dan tentunya kadang harus jatuh bangun dan harus tetap bangkit kembali menghadapi hambatan dan tantanganya. Tantangan demi tantangan harus terus dihadapi sebagai proses belajar yang tak pernah berhenti.

Dies Natalis ke 45 IST AKPRIND tahun 2017 mengambil tema “Peran IST AKPRIND dalam Pembentukan Karakter, Moral, dan Disiplin Generasi Muda di Era Persaingan Global”. Berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka memperingati Dies Natalis yang 45 IST AKPRIND. Mulai dari kegiatan Pekan Olah Raga IST AKPRIND (PORISTA), juga tabur bunga untuk para pahlawan pendidikan serta mereka yang telah memiliki jasa besar terhadap IST AKPRIND Yogyakarta. Tidak ketinggalan, sebagai bentuk respon sosian IST AKPRIND, ibu-ibu yang tergabung dalam Kridha Bhakti Wanita AKPRIND menyelenggarakan kegiatan sosian dengan berkunjung ke Panti Asuhan Bina Siwi, Bantul, Yogyakarta, serta bekerjasama dengan Komunitas Nasi Bungkus (KNB) Pengajian Herbal melakukan pembagian 300 nasi bungkus kepada buruh gendong dan tukang becak di Pasar Beringharjo juga para penunggu pasien di RSUP Dr. Sardjito. Beberapa kegiatan ilmiah baik bagi dosen maupun mahaiswa turut diselenggarakan dalam peringatan tersebut(tdj)

Sepeda Motor, Doorprize Utama Jalan Sehat Keluarga IST AKPRIND

0

Kentut Widarto Pegawai IST AKPRIND Yogyakarta bagian rumahtangga merupakan pegawai yang paling berbahagia dalam kegiatan Jalan Sehat Keluarga Besar IST AKPRIND, Minggu (7/4) kemarin. Hal tersebut setelah Nomor undian dan namanya disebut sebagai pemenang doorprize utama oleh Ketua Pembina Yayasan Pembina Potensi Pembangunan (YPPP) sehingga berhak membawa pulang sebuah sepeda motor. Kemeriahan acara tampak dalam kegiatan tersebut. Selain adanya ratusan doorprize yang dibagikan, peserta jalan sehat juga disuguhi hiburan, seperti live music dari Karista Band serta atraksi sulap yang ditampilkan oleh pesulap Jack Sparrow. Sementara anak-anak usia 2-7 tahun dapat mengekspresikan dirinya melalui lomba mewarnai yang turut digelar untuk memeriahkan jalan sehat keluarga tersebut.

Jalan Sehat Keluarga Besar IST AKPRIND 2017 merupakan salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke 45 IST AKPRIND Yogyakarta. Dengan menempuh rute sekitar 5 kilometer, peserta diberangkatkan dari kampus I IST AKPRIND yang berada di jalan Kalisahak, komplek Balapan menuju ke kampus II di seputaran jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru serta kembali lagi ke kampus I. Ketua Pembina Yayasan Pembina Potensi Pembangunan, H.M. Suwardi, S.E melepas sekitar 1000 peserta dengan mengibarkan bendera Start tepat pukul 06.30 sementara di titik finish telah dipersiapkan hiburan serta doorprize yang menarik. Puluhan perlengkapan rumahtangan serta puluhan peralatan elektronik seperti lemari es, mesin cuci, pendingin ruangan dan doorprize utama sebuah sepeda motor telah menanti.

Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah. M.T., dalam sambutannya pada kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan jalan sehat keluarga merupakan ajang untuk silaturahmai antar keluarga pegawai baik dari dosen maupun tenaga kependidikan. Sehingga bukan hanya pegawai saja yang akan saling mengenal, tetapi keluarga pun juga dapat menjalin silaturahmi dengan keluarga yang lain. Diharapkan banyaknya doorprize yang ada dapat membuat para peserta dapat bertahan sampai akhir acara, guraunya. Sementara Ketua Pembina Yayasan Pembina Potensi Pembangunan yang juga merupakan salah satu pendiri IST AKPRIND, H.M. Suwardi, S.E merasa bangga dan bahagia melihat banyaknya peserta yang hadir pada acara jalan sehat tersebut. Beliau menceritakan pendirian AKPRIND di tahun 1972 yang penuh dengan keterbatasan sumber daya manusia, sementara pada usia yang ke 45 tahun 2017 ini telah mampu meluluskan banyak wisudawan serta memiliki ratusan dosen dan tenaga kependidikan (tdj)

Daftar sekarang