Home Authors Posts by humas

humas

260 POSTS 0 COMMENTS

“Learning Together For Change” Belajar Bahasa Inggris Bareng ISEC

0

Penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris sudah menjadi kewajiban bagi mahasiswa.Bahasa Inggris dahulu masih dianggap sebagai bahasa pilihan setelah bahasa Indonesia, namun saat ini hal tersebut sduah tidak berlaku lagi. Di era globalisasi dimana batas negara “seolah-olah” tidak terlihat lagi membutuhkan bahasa Inggris sebagai media komunikasi baik secara langsung maupun melalui media seperti ponsel, internet dan lainnya. Mwlihat fenomena tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ISTA Students English Club (ISEC) IST AKPRIND, menyelenggarakan kegiatan dengan nama “ Belajar Bareng ISEC” bagi mahasiswa IST AKPRIND.

“Learning Together For Change” atau belajar bersama untuk perubahan diangkat menjadi tema kegiatan ini. Noviyanto, mahasiswa angkatan 2016 yang menjadi Ketua Panitia kegiatan mengungkapkan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu mahasiswa dalam penguasaan Bahasa Inggris yang baik dan benar. Karena dalam belajar bahasa Inggris mahasiswa harus fokus terutama dalam speaking bahasa inggris yang baik dan lancar agar tidak minder saat berdialog dengan orang lain. Selain itu juga bertujuan untuk membantu meningkatkan grammar dan kepercayaan diri mahasiswa agar berani speaking di tempat umum. Sehingga mahasiswa bukan hanya sadar akan pentingnya bahasa Inggris tetapi juga mengembangkan potensi yang dimiliki tanpa rasa malu atau minder.

Ketua ISEC, Gery Noel Hutalagung menyampaikan dalam kegiatan yang berlangsung sejak 4 Oktober dan akan berakhir pada 22 Desember mendatang terdapat empat komponen yang harus dikuasai oleh seseorang yang ingin mahir dalam berbahasa inggris yaitu speaking (berbicara), reading (membaca), listening (mendengarkan), writing (menulis). Kemampuan tersebut tidak cukup di kuasai saja tetapi harus dipraktekkan, harus terus dilatih dan dikaji ulang dengan membandingkan dengan kemampuan yang dimiliki orang lain. Dengan seringnya kita mempraktekkan hal tersebut, secara tidak langsung akan mengungkapkan ide-ide dan pendapat-pendapat kita dan nantinya kita akan berani untuk mengungkapkannya dalam jangkauan yang lebih luas. Dengan demikian kita juga turut membangun Negeri ini baik secara langsung atau tidak langsung. karena menurutnya suatu negara yang maju harus didukung oleh sumber daya manusia yang sehat dan cerdas. Sehat dalam era teknologi dan informasi ini berarti mampu berkarya dengan kemampuan sendiri. Sedangkan cerdas berarti mampu menganalisa peluang terbaik dan sanggup memenangkan persaingan. Penguasaan bahasa asing adalah salah satu hal yang dibutuhkan di era yang serba cepat ini. Dengan pemahaman bahasa yang baik, maka seseorang / kelompok akan lebih mudah untuk mempelajari suatu ilmu. Salah satu bahasa pengantar ilmu adalah bahasa inggris. Secara tuntunan kita harus dapat menguasai bahasa inggris jika tidak ingin tertinggal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan ini awalnya hanya bagi anggota ISEC saja akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi yang belum menjadi anggota dapat bergabung untuk menjadi anggota untuk bukan hanya mengasah kemampuan bahasa Inggris tetapi juga dalam leadership, dan organizingnya. (tdj)

Sosialisasi Pengajuan Ijin Belajar, Peraturan Keimigrasian dan Tempat Tinggal Bagi Mahasiswa Asing

0

Yogyakarta merupakan kota yang meraik bagi mahasiswa asing untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi. Data di Kemristekdikti, pada tahun 2016 terdapat 8460 mahasiswa asing berkuliah di Indonesia. Dari sekian banyak mahasiswa manca negara tersebut, 2233 mahasiswa merupakan mahasiswa yang berasal dari Timor Leste. Sementara dari sekian banyak mahasiswa Timor Leste tersebut, Yogyakarta menjadi kota tujuan pertama untuk menempuh pendidikan tinggi baru disusul kota lain di Indonesia. Sementara di IST AKPRIND sendiri tercatat lebih dari 70 mahasiswa asing yang berasal dari Timor leste.

Sebagai upaya meminimalisir serta mencegah terjadinya permasalahan terkait dengan perijinan dan keimigrasian, IST AKPRIND menyelenggarakan Sosialisasi Pengajuan Ijin Belajar, Peraturan Keimigrasian dan Tempat Tinggal Bagi Mahasiswa Asing yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa asing yang sedang berkuliah di IST AKPRIND. Hadir sebagai narasumber Adhrial Refadhin, S.IP.,MPP., selaku Kepala Seksi Kerjasama Luar Negeri, Direktorat Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Kemristekdikti. Dari Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta hadir Wawan Anjaryono, S.E., M.H., Kasubsi Penelaah Status, serta Dyah Munardiyanti, S.E., Kasi Perpindahan dan Pendataan Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil Kota Yogyakarta.

Menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswan, Alumni dan Kerjasama IST AKPRIND, Ir. Joko Waluyo, M.T. setiap mahasiswa yang menempuh studi di IST AKPRIND dijamin oleh IST AKPRIND. Sehingga setiap keberadaan serta adminitrasi keimigrasian mahasiswa yang bersangkutan harus diketahui oleh IST AKPRIND, baik tempat tinggal, masa berlaku ijin tinggal, ijin belajar serta masa berlaku paspor. Sehingga mahasiswa asing diharapkan secara rutin melapor ke IST AKPRIND apabila akan melakukan kegiatan seperti pindah tempat kos, ingin kembali ke negaranya atau pergi ke luar kota. Hal tersebut untuk meminimalkan permasalahan yang mungkin timbul (tdj).

Donor Darah HUMANIKA IST AKPRIND

0

Sebagai salah upaya melakukan pengabdian kepada masyarakat serta bentuk Corporate Social Responbility (CSR) IST AKPRIND, Selasa (28/11) diadakan kegiatan Donor Darah di Ruang Sidang Utama IST AKPRIND. Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HUMANIKA) IST AKPRIND tersebut bukan hanya diikuti oleh mahasiswa jurusan teknik Informatika saja, tetapi juga terbuka bagi seluruh mahasiswa dan pegawai dilingkungan IST AKPRIND serta masyarakat sekitar. Hujan deras yang mengguyur Yogyakarta sejak pagi tidak menyurutkan niat para relawan yang ingin menyumbangkan darahnya.

Ketua Jurusan Teknik Informatika, Uning Lestari, S.T., M.Kom yang secara khusus turut mendampingi kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan donor darah dikampus ini merupakan agenda rutin tahunan teknik Informatika. Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian teknik Informatika khususnya dan IST AKPRIND pada umumnya kepada sesama. Dengan bekerjasama dengan PMI Kota Yogyakarta,Uning berharap nantinya terkumpul paling tidak 50 kantong darah, sambungnya.

Kegiatan donor darah di Kampus IST AKPRIND bukan hanya diselenggaarakan kali ini saja. Pada tahun ini bahkan tercatat sudah terselenggara tidak kurang dari lima kali kegiatan donor darah di kampus. IST AKPRIND baik melalui dosen maupun mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) senantiasa berupaya melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai salah satu bentuk Tridharma perguruan tinggi dan upaya mendekatkan diri kepada masyarakat. (tdj)

Daftar sekarang