Adaptasi Perubahan Iklim, PPK Ormawa BEM Akprind University Gelar Sosialisasi Sekolah Sampah di Kulon Progo

0
76

PPK Ormawa BEM Akprind University

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas AKPRIND Indonesia (Akprind University) melaksanakan sosialisasi program “Rintisan Sekolah Sampah Bantala Abyudaya Sebagai Inovasi Mitigasi dan Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim” di Kelurahan Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo. Agenda tersebut berlangsung di Joglo Bantala Abyudaya, Padukuhan Kroco, Sabtu (15/6).

Program PPK Ormawa tersebut mendapatkan pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2024 yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa supaya ikut berkontribusi dalam membangun desa.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Anak Agung Putu Susastriawan, S.T., M.Tech., Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo Toni, S.IP., M.AP., Lurah Kelurahan Sendangsari Suhardi, Kepala Dukuh Kroco Slamet Supriyono beserta ketua dan pengurus Proklim Bantala Abyudaya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat Sendangsari, serta perwakilan karang taruna.

Dalam sambutannya, Prof. Agung menyampaikan bahwa kegiatan PPK Ormawa BEM tersebut merupakan kegiatan pertama mahasiswa Akprind University di wilayah Sendangsari guna mendukung program pemerintah dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim khususnya penanganan sampah dan ketahanan pangan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Sendangsari.

Prof. Agung juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Proklim dan Dukuh Kroco atas bantuan dan arahannya. “Terima kasih kepada Ketua Proklim Bapak Sugiyanto dan Bapak Slamet Supriyono atas arahan dan fasilitasnya untuk Tim PPK Ormawa BEM mulai dari penyusunan program hingga nanti selama berkegiatan di wilayah Padukuhan Kroco, Sendangsari,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan yang dilakukan oleh Tim PPK Ormawa BEM dapat terus berlanjut sehingga visi Desa dapat segera tercapai, dengan dukungan dari program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Sementara itu, Suhardi mengharapkan kerja sama Desa Sendangsari bersama Universitas AKPRIND Indonesia menjadi salah satu inovasi dalam upaya mewujudkan visi Desa Sendangsari yaitu menjadi Desa Eduwisata-Preneur. “Kami akan mendukung penuh program ini, apabila nanti ada hal atau sesuatu yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk keberlangsungan dan keberhasilan program ini, kami siap untuk membantu,” katanya.

Senada dengan Suhardi, Toni mengungkapkan rasa terima kasih atas partisipasi dan antusiasme yang ditunjukkan oleh mahasiswa dan warga penggiat lingkungan. “Harapannya program ini dapat menjadi upaya agar tidak terjadi penumpukan sampah di esok hari dan semoga seluruh pihak yang terlibat tetap konsisten dalam menjalankan program tersebut,” ujarnya.

Pada acara tersebut, Alan Primayoga selaku Ketua Tim PPK Ormawa BEM dari Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan didampingi oleh Dosen Pendamping Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom., mengenalkan dan memaparkan tujuan dan program kerja, serta tahap–tahap pelaksanaan yang akan dilaksanakan selama enam bulan ke depan di Desa Sendangsari. 

“Program yang akan dilaksanakan di Kalurahan Sendangsari yakni membentuk Rintisan Sekolah Sampah sebagai upaya untuk pengembangan karakter dari anak usia dini hingga orang tua, agar lebih peduli terhadap lingkungan dan salah satunya masalah penanganan sampah secara mandiri,” paparnya.

Menurutnya, pembentukan rintisan sekolah sampah akan dilakukan dengan menyiapkan tata kelola Sekolah Sampah yang mencakup pembentukan kelembagaan dan kurikulum, sarana dan prasarana percontohan pengelolaan dan pengolahan sampah, serta trainer bagi sekolah sampah, selain itu juga menyiapkan website untuk mempromosikan Sekolah Sampah.