94 mahasiswa IST AKPRIND diterjunkan di tengah Masyarakat

0
53

94 mahasiswa IST AKPRIND akan diterjunkan untuk membantu mengurai permasalahan yang ada ditengah masyarakat. Para mahasiswa tersebut diterjunkan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode semester Genap tahun akademik 2018-2019. Sebagai upaya memberikan gambaran kondisi masyarakat dan lingkungan di lokasi penerjunan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IST AKPRIND menyelenggarakan Pembekalan Mahasiswa peserta KKN di Auditorium IST AKPRIND, Jum’at (26/7).

Saat membuka acara tersebut, rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T, mengungkapkan bahwa parameter keberhasilan sebuah KKN dapat dilihat dari respon masyarakat saat perpisahan atau penarikan peserta. Apabila masyarakat merasa bersedih, maka itu membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga faktor komunikasi menjadi hal penting agar mahasiswa yang diterjunkan dilokasi KKN dapat diterima dengan baik dimasyarakat. Rektor juga berharap penerjunan mahasiswa KKN yang pada periode ini berlokasi di Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, selain membantu memecahkan permasalahan di masyarakat, mahasiswa juga dapat mengambil pelajaran langsung dari masyarakat. Sehingga diharapkan pemilihan Desa Potorono sebagai lokasi penerjunan KKN dapat secara kontinyu untuk periode-periode berikutnya.

Wilayah Desa Potorono yang termasuk dalam Kota Banguntapan, secara Geografis terletak sebelah Timur Laut Kota Yogyakarta dengan jarak lebih-kurang 10 Km. Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, mempunyai luas 435,46 Ha, terdiri dari 9 Pedukuhan dan 83 RT. Nantinya 94 mahasiswa dengan didampingi oleh 9 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) akan terbagi dalam 9 kelompok dan tersebar di 9 pedukuhan yang ada. (tdj)