329 Lulusan ikuti Wisuda Periode I TA 2019/2020, 45 Lulus dengan Predikat Cumlaude

0
21

329 Lulusan IST AKPRIND yang terdiri dari 293 sarjana dan 36 Ahli Madya
Upacara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Periode I Tahun akademik 2019/2020
Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta yang diselenggarakan di Jogja
Expo Center, Sabtu (28/9). Dari 329 lulusan yang diwisuda tersebut, 45
diantaranya berhak menyandang predikat Cumlaude. Lulusan terbaik program
Sarjana, diraih Bobby Fajar Christian, dari program studi Teknik
Informatika. Bobby Fajar Christian lulus dengan IPK 3,95 dan lama studi 8
semester. Sedangkan lulusan terbaik program Diploma 3 dirah oleh Putri Nida
Ulfa dari Manajemen Informatika dengan IPK 3,97 dengan lama studi 6
semester.

Dalam sambutannya, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah,
M.T., mengingatkan bahwa wisuda merupakan akhir tugas layanan asuhan
formal IST AKPRIND kepada mahasiswa dalam mengembangkan potensi dirinya,
namun bukanlah akhir dari masa belajar, tetapi justru awal masa belajar di
kehidupan nyata. Sehingga mahasiswa harus bersiap dengan segala hal yang
akan dihadapi dikemudian hari. Rektor juga menyampaikan bahwa teknologi
bagai pisau bermata dua, bisa berefek positif bisa merefek negatif. Manusia
kadang tak tahu dampak teknologi sebelum terbentur dampak tersebut. Sebagai
contoh, teknologi otomotif dari Jerman yang melahirkan motor pertama di
Indonesia (1893) dan mobil pertama (1894), saat ini motor dan mobil telah
membuat kemacetan di seluruh kota besar di Indonesia. Internet dan
teknologi komunikasi 4G, bersama robotika dan AI yang melahirkan revolusi
Industri 4.0 menciptakan bisnis dan lapangan kerja baru seperti Gojek dan
Gocar, sebentar ke depan akan ditantang teknologi 5G yang melahirkan self-
driving vehicle dan outonomous car, dimana tidak lagi diperlukan pekerjaan
driver. Namun teknologi 5G yang masif juga akan mengancam manusia dengan
gelombang radiasi elektromagnetik yang mengepung 24 jam yang sangat
membahayakan kehidupan. “Maka sebagai lulusan perguruan tinggi sains dan
teknologi, bijaksanalah anda memahami dilema teknologi ini” pesan Rektor.

Pada kesempatan tersebut Rektor juga menyampaikan bahwa sumber daya
manusia baik dosen, tenaga kependidikan maupun mahasiswa merupakan kunci
utama keberhasilan perguruan tinggi. IST AKPRIND senantiasa meningkatkan
kualitas SDM untuk memperkokoh IST AKPRIND menghadapi persaingan ke depan.
Pada pertengahan tahun 2019 ini IST AKPRIND memiliki Profesor pertama yang
murni dari dalam yaitu Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T. yang baru saja
menerima SK Profesor bidang Ilmu lingkungan. Selain itu juga menambah
jumlah dosen bergelar Doktor yaitu Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom yang
baru meraih gelar doktor Ilmu Komputer. Sehingga jumlah doktor saat ini
terdapat 19 orang, sementara yang masih menempuh studi doktor ada 4 dosen
studi dalam negeri dan 1 dosen studi luar negeri. (tdj)