Rudi Nurbiantoro Wisudawan Terbaik Semester Genap TA 2016-2017

320

Rudi Nurbiantoro, putra pasangan Bapak dan Ibu Muryanto berhasil menjadi wisudawan terbaik IST AKPRIND Yogyakarta periode semester genap TA 2016-2017 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center, Rabu (24/5). Mahasiswa lulusan program studi Teknik Industri, yang juga merupakan alumni SMK Negeri Teknologi Industri Yogyakarta mampu lulus dengan IPK yaitu 3,91 dan masa studi 7 semester. Sementara untuk lulusan terbaik program Diploma 3 lulusan diraih oleh Arman Nur Erfian,  juga dari program studi Teknik Industri, dengan IPK 3,74 dan masa studi 7 semester.  Arman Nur Erfian adalah putra pasangan bapak/ibu Nurrohman dan merupakan alumni SMA Negeri 3 Tegal, Jawa Tengah.

wisuda2017genapIST AKPRIND Yogyakarta, mewisuda sejumlah 203 orang lulusan yang terdiri dari 185 orang lulusan program sarjana dan 18 orang lulusan program diploma III. Lulusan tersebut meliputi 155 wisudawan dari Fakultas Teknologi Industri, 22 wisudawan dari Fakultas Sains Terapan, dan 26 wisudawan dari Fakultas Teknologi Mineral. Pada wisuda periode ini, 8 wisudawan lulus dengan predikat Cum Laude, dengan rata-rata IPK  3,67  dan masa studi  8 semester. Dihasilkannya para lulusan ini merupakan perwujudan tanggung jawab IST AKPRIND kepada bangsa dan negara, sekaligus merupakan wujud karya utama IST AKPRIND.

Rektor IST AKPRIND, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T mengingatkan, keberhasilan para wisudawan  dalam menyelesaikan studi selain berkat usaha dan kerja keras para lulusan, namun keberhasilan para wisudawan juga berkat jerih payah dan perjuangan keluarga, terutama orang tua, mungkin juga istri, suami atau anak-anak. Kepada para wisudawan rektor, berharap agar senantiasa  menghargai jasa-jasa keluarga itu. Insya Allah keberhasilan di masa yang akan datang akan saudara dapatkan jika saudara senantiasa menghargai semua pihak yang telah mendukung keberhasilan saudara. Rektor menambahkan para wisudawan yang akan segera terjun ke masyarakat, harus menyadari ada banyak persoalan kompleks di luar Sains dan teknologi di negeri kita. Krisis ekonomi tahun 2007 terus berkepanjangan yang berkembang menjadi krisis multi dimensi masih mendera negeri kita.  Sehingga para wisudawan harus berbekal taqwa sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan. Saat ini yang terpenting sebagai modal bukanlah modal material, bukan pula modal intelektual, tetapi yang terpenting adalah modal spiritaul (spiritual capital ). Dengan bekal itulah wisudwan membangun kesabaran dan kegigihan dalam mencapai cita-cita.  Pasca wisuda, lulusan harus belajar mandiri. Tidak semua wisudawan nantinya akan dengan begitu saja mendapatkan pekerjaan. Sehingga butuh waktu untuk mendapatan pekerjaan yang sejatinya tergantung bagaimana para wisudawan memanfaatkan waktu. Pepatah Arab mengatakan al waktu kassaif, in lam taqto’hu qoto’aka, waktu itu bagaikan pedang, jika anda tidak memotongnya (menggunakannya) maka anda yang akan dipotong, artinya waktu berlalu sia-sia.  Kembalinya para lulusan IST AKPRIND ke tengah-tengah masyarakat ditunggu bukan hanya kontribusinya untuk masa depan pribadi lulusan dan keluarga, tetapi juga kontribusi untuk masa depan negeri ini, pungkasnya. (tdj)