Tim Brahmana IST AKPRIND Yogyakarta LOLOS seleksi Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional 2017

Tim Brahmana IST AKPRIND Yogyakarta LOLOS seleksi Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional 2017. Hasil ini sesuai dengan Surat Keputusan yang dikeluarkan Kemenristekdikti No.1217/B3.1/KM/2017 perihal Peserta KRI Tingkat Nasional 2017.

akprindBerdasarkan hasil pertandingan yang telah dilaksanakan pada 4 (empat) Regional, ditetapkan peserta yang lolos seleksi tingkat nasional sejumlah 93 tim yang terdiri dari Kontes Robot ABU Robocon Indonesia(KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Berkaki(KRPAI Berkaki), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda(KRSBI Beroda), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humanoid(KRSBI  Humanoid) dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia(KRSTI).

Jumlah peserta yang lolos pada kategori Kontes Robot ABU Robocon Indonesia(KRAI) adalah 24 tim, kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Berkaki(KRPAI Berkaki) adalah 21 tim, kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humanoid(KRSBI  Humanoid) adalah 8 tim, serta kategori Kontes Robot Seni Tari Indonesia(KRSTI) adalah 16 tim. Tim Brahmana masuk pada kategori KRAI.

Sejarah Singkat Kontes Robot Indonesia

Sejarah Kontes Robot di Indonesia dimulai sejak tahun 1993 ketika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyelenggarakan sebuah kegiatan kontes robot berjudul Indonesian Robot Contest (IRC) 1993 dengan peserta dari empat perguruan tinggi, yaitu UI, Polban, UNDIP dan PENS sendiri. Tema kontes ketika itu diadopsi dari tema Nippon Hooso Kyokai (NHK) Robocon 1993 di Jepang setelah dua tahun berturut-turut PENS diundang ke ajang kontes robot NHK Robocon 1991 dan 1992.

Kontes Robot Indonesia yang kedua, ketiga dan keempat berturut-turut diadakan pada tahun 1999, 2000 dan 2002 dengan penyelenggara PENS. Tahun 2003 DIKTI mengangkat kontes ini menjadi kegiatan tahunan Kontes Robot Indonesia.

Hingga kini Kontes Robot Indonesia telah berkembang pesat dengan mengkompetisikan empat divisi, yaitu KRAI yang berafiliasi ke ABU (Asia-Pasifik Broadcasting Union) Robocon, KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) yang berafiliasi ke Trinity College International Robot Contest, KRSTI (Kontes Robot Seni Tari Indonesia), dan KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) yang berafiliasi ke RoboCup.

KRPAI dan KRSBI sebelumnya merupakan kategori pada KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia). KRCI lahir pada tahun 2004, dengan tema Robot Pemadam Api Beroda dan Berkaki. KRCI kemudian tumbuh dengan adanya kategori Expert Single dan Swarm (2005-2009), kategori Battle (2010), Robo Soccer Humanoid League RSHL (2011-2012). Tahun 2013 divisi KRCI berganti nama menjadi dua divisi, yaitu KRPAI dan KRSBI. Divisi KRSTI (sebelumnya bernama KRSI) lahir tahun 2009.

Robot yang dipertandingkan pada kategori KRAI yang diikuti oleh Tim Brahmana IST AKPRIND ini bertemakan Robot Lempar Cakram. Tema ini disesuaikan dengan tema ABU ROBOCON 2017 Tokyo – Jepang. Pertandingan KRI Nasional 2017 ini nantinya akan dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia(UPI) Bandung, 6 – 9 Juli 2017.

Persiapan Tim Brahmana dalam KRI Tingkat Nasional 2017

robocon2017Adapun pelaksanaan ABU ROBOCON 2017 Tokyo – Jepang pada tanggal 27 Agustus 2017 di Ota Ward Gymnasium. Satu tim perwakilan dari Indonesia yang akan bertanding bersama tim dari negara lainnya pada kategori ini. http://aburobocon.net/

Harapan besar juga disampaikan Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, MT., dalam rapat evaluasi tim robot dan persiapan tim robot IST AKPRIND Yogyakarta menuju KRI Nasional 2017 agar tim Brahmana dapat tampil lebih maksimal dari pertandingan KRI 2017 Regional 3 di GSP UGM 13 Mei lalu.

Dalam rapat evaluasi ini juga dihadiri pimpinan institut lainnya. Harapan agar tampil lebih prima dari segi mental tim maupun kualitas robot yang akan dipertandingkan juga disampaikan oleh Ir. Joko Waluyo, MT., selaku Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Tim Brahmana yang dibimbing oleh Beny Firman, ST., M.Eng. bersama mahasiswa diantaranya Adi Arifin, Aryono Priyambudi, dan Rangga Sinatra serta anggota tim robot lainnya berkomitmen tampil lebih maksimal dengan mengevaluasi kinerja robot.

Latihan rutin akan terus dilakukan disela-sela kuliah dan saat malam hari bertempat di Kampus Balapan IST AKPRIND Yogyakarta. Dengan latihan rutin ini diharapkan performa tim Brahmana akan lebih baik lagi pada KRI Nasional 2017 nanti setelah sebelumnya pada KRI 2017 Regional 3 sempat meraih “The Best Strategy” .

Seluruh civitas akademika IST AKPRIND Yogyakarta mengucapkan selamat atas prestasi Tim Brahmana dan selamat mempersiapkan tim dan robot dalam ajang KRI Tingkat Nasional 2017.

 

(sumber)