Petronella Mira Melati, putra dari pasangan bapak/ibu Katimo yang berasal dari Surakarta menjadi yang terbaik dalam wisuda Sarjana dan Ahli Madya periode I, Tahun Akademik 2017/2018. Petronella Mira Melati alumni SMA Regina Pacis Surabaya, dari program studi Statistika pada jenjang sarjana memperoleh nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 yang diselesaikan dalam waktu 4 tahun. Sementara untuk jenjang studi Diploma 3, lulusan terbaik diraih Nia Maulidya Dinastuti dari program studi Teknik Industri, yang lulus dengan IPK 3,82 dalam 6 semester. Putra dari pasangan bapak/ibu Sulistyono ini merupakan alumni SMA Negeri 1 Karanganyar. Pada wisuda yang diselenggarakan di Sehoraton Mustika Yogyakarta, Sabtu (30/9) ini IST AKPRIND meluluskan sejumlah  196 orang wisudawan yang terdiri dari 177 sarjana dan 19 Ahli Madya. Pada wisuda kali ini, sebanyak  27 wisudawan berhasil lulus dengan predikat Cum Laude. 

Rektor IST AKPRIND Yogyakarta dihadapan para orang tua wisudawan dan tamu undangan yang hadir mengungkapkan, tahun 2017 ini IST AKPRIND masuk 100 besar PT di Indonesia, tepatnya pada peringkat 96 dari 3.062 PT, atau peringkat 4 pada cluster ke-3. Hal tersebut dapat menjadi referensi bagi masyarakat bahwa IST AKPRIND telah menyelenggarakan pendidikan yang memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Klusterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi, tambah rektor, diselenggarakan setiap tahun oleh Kemenristekdikti  untuk mengukur mutu institusi perguruan  tinggi (PT). Pada tahun ini, tepat pada 17 Agustus 2017 Kemenristekdikti mengumumkan hasil cluster dan pemeringkatan terhadap   3.062 Perguruan Tinggi non politeknik di Indonesia. Hasilnya 5 kluster, yaitu kluster pertama 14 PT, kluster kedua 78 PT, kluster ketiga 691 PT, kluster keempat 1.989 PT dan kluster kelima 290 PT. Selain masuk dalam 100 besar Perguruan Tinggi mahasiswa dan dosen IST AKPRIND juga telah mengukir antara lain:  Tim Brahmana menjadi Juara I kontes Robot ABU Indonesia 2017, dan mewakili Indonesia pada kontes Robot di Jepang,  Bapak Dr.Ir. Sudarsono, M.T. terpilih sebagai dosen berprestasi bidang Sains & Teknologi tingkat Kopertis Wilayah V Yogyakarta, dan akan maju ke tingkat Nasional, P.S. Satria AKPRIND menjadi juara I dalam kompetisi Sepakbola Piala Walikota Yogyakarta. Atas nama pimpinan kami mengucapkan selamat untuk seluruh prestasi yang membanggakan ini. Semoga semua ini segera dapat mewujudkan visi IST AKPRIND yang favorit dan unggul.

Menurut Rektor IST AKPRIND, wisuda bukanlah akhir dari masa belajar, tetapi justru awal dari masa belajar sepanjang hayat pada kehidupan di dunia nyata, baik dunia kerja maupun masyarakat.  Sebagai lulusan IST AKPRIND, Saudara-saudara telah dibekali pengetahuan dan keterampilan berupa pengembangan  kecerdasan baik  intelektual, emosional maupun spiritual, sehingga kami yakin saudara  dapat segera mengintegrasikan diri dengan lingkungan, memanfaatkan dan menciptakan peluang, dan mampu berkompetisi secara sehat dan sportif.  Rektor menambahkan, sebagai sarjana dan ahli madya yang akan segera terjun ke masyarakat, saudara akan menghadapi realitas negeri kita yang sedang dirundung banyak masalah. Maka sebagai  intelektual muda saudara diharapkan ikut mencari solusi, atau setidaknya tidak menambah masalah bagi negeri kita. Maka brebekal-lah. Saya berpesan bahwa sebaik-baik bekal dalam menghadapi kesulitan adalah bekal iman dan taqwa.  Dengan bekal itulah Saudara membangun kesabaran dan kegigihan untuk mencapai cita-cita.  Sebagai sarjana baru wajar jika ada rasa gamang dan kurang percaya diri.  Hilangkanlah rasa gamang itu dengan tekad dan kesungguhan. Ingat  pepatah, man jadda wajada, there’s a will there’s a way, barang siapa yang sungguh-sungguh akan mendapatkan.  Dengan kerja keras, tidak mudah menyerah dan senantiasa berusaha dan berdoa kepada Tuhan, niscaya saudara akan menemukan jalan kehidupan yang saudara cita-citakan.  Ingatlah pula bahwa saudara ditunggu bukan hanya kontribusinya untuk masa depan saudara pribadi dan keluarga, tetapi juga kontribusi untuk masa depan negeri ini. (tdj)