Home Authors Posts by humas

humas

35 POSTS 0 COMMENTS

Tim Sepak Bola Satria AKPRIND Juara Piala Walikota Yogyakarta

Tim sepak Bola IST AKPRIND Yogyakarta yang mengikuti Turnamen Piala Walikota Yogyakarta akhirnya mampu menjadi yang terbaik setelah pada babak final secara mengejutkan mampu mengalahkan tim Marsudi Agawe Santosa (MAS) melalui adu penalti. Pada turnamen yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga kota Yogyakarta tersebut, tim IST AKPRIND yang tergabung dalam Satria AKPRIND mamapu menang 5-3 dalam drama adu penalti yang digelar di stadion Madya lembah UGM, Kamis (31/9).
Pada babak Final Satria AKPRIND mampu unggul terlebih dahulu setelah pada menit 45, Bisma mampu mencetak gol ke gawang MAS. Tetapi pada babak kedua tepatnya pada menit 65, pemain MAS mampu membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 hingga peluit akhir dibunyikan. Pada babak adu penalti, akhirnya Satria AKPRIND mampu menggungguli MAS. Dengan menjadi pemenang turnamen Piala Walikota ini, Satria AKPRIND berhak atas Trophy Walikota serta uang pembinaan yang diserahkan oleh Walikota Yogyakarta, Drs. H. Haryadi Suyuti sekaligus menutup turnamen tersebut. (tdj)

Seminar Nasional Anti Korupsi Bersama KPK

Banyaknya penyelenggara negara yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan KPK membuktikan semakin kronisnya virus korupsi yang ada di Indonesia. Bagi KPK, penangkapan terhadap penyelenggara negara yang diduga terlibat kasus korupsi bukanlah suatu kebanggaan, tetapi justru membuat prihatin dan menyedihkan. Karena membuktikan bahwa masih banyak penyelenggara negara yang belum berintegritas. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pimpinan KPK Thony Saut Situmorang, saat menjadi pembicara dalam seminar nasional anti korupsi di Auditorium IST AKPRIND Yogyakarta, Rabu (30/08).

Pada acara yang dibuka oleh Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T tersebut Saut Situmorang mengungkapkan jika integritas sudah rendah, maka walaupun sistem , teknologi serta strategi anti korupsi telah dibuat dan diterapkan sedemikian rupa tetapi selalu saja masih ada celah untuk melakukan kegiatan transaksional. Negara sampai dengan saat ini belum mampu membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karakter generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa justru dibentuk oleh lingkungan keluarga, tempat tinggal, sekolah serta pusat-pusat keagamaan. Sehingga untuk mengembangkan karakter generasi muda anti korupsi, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh KPK adalah dengan mengajak generasi muda dalam memutus mata rantai korupsi dengan masuk kedalam wilayah pendidikan. Hal tersebut sesuai dengan UU KPK yang menyebutkan bahwa dalam melaksanakan tugas pencegahan tindak pidana korupsi KPK berwenang melaksanakan langkah atau upaya pencegahan dengan menyelenggarakan program pendidikan antikorupsi pada setiap jenjang pendidikan. Sehingga pendidikan anti korupsi harus dilakukan sejak dari jenjang pendidikan anak usia dini sampai dengan perguruan tinggi. Seminar anti narkoba di IST AKPRIND ini menurut Saut Situmorang merupakan bentuk Civil Society Organization KPK. Seingga diharapkan para mahasiswa yang saat ini sedang kuliah, kelak dalam 20 atau 30 tahun lagi akan menjadi pejabat negara yang telah memiliki integritas dan semangat anti korupsi, lanjutnya.

Seminar Nasional anti Korupsi yang mengambil tema Peran Aktif Bangsa Sebagai Pemutus Mata Rantai Korupsi di Indonesia dan sub tema Langkah Preventif Generasi Muda Anti Korupsi diselenggarakan berkat kerjasama IST AKPRIND, KPK, FKKMH UWMY serta beberapa pihak lainnya. Selain menghadirkan pimpinan KPK, pada kesempatan tersbut turut hadir Hasrul Buamona, S.H., M.H., advokat yang juga seorang penulis.  Ketua panitia kegiatan,  Ricad J.V Ada berharap, dalam forum yang singkat ini, mampu menggugah integritas serta pikiran para mahasiswa untuk menjadi benteng pertama anti korupsi dengan melakukan tindakan pencegahan. (tdj)

Tim Robot Brahmana IST AKPRIND, raih The Special Award di Kontes Robot Dunia

Tim Robot IST AKPRIND yang tampil mewakili Indonesia pada kontes robot internasional ABU ROBOCON 2017 di Tokyo, Jepang kahirnya mampu meraih penghargaan special atau The Special Award. Penghargaan tersebut diberikan setelah tim Brahmana IST AKPRIND mampu menjadi juara Grup E. Di Grup ini tim Brahmana IST AKPRIND mampu mengalahkan tim tuan rumah (Japan2) serta tim dari Negara Kazhakstan.

Perjuangan tim Robot Brahmana IST AKPRIND untuk menjadi Juara Grup E diawali dengan mengalahkan Japan 2 yang menurunkan University of Tokyo dengan skor 12-7, sementara pada partai kedua mampu mengalahkan Kazhakstan dengan skor telak 10-0. Dengan menjadi Juara Grup E, maka tim Robot Brahmana IST AKPRIND lolos babak perempat Final untuk menantang Tim dari Negara Thailand. Pada Babak perempat final, kenyataan pahit haris dialami oleh tim Brahmana IST AKPRIND yang membawa nama Indonesia. Setelah sempat unggul 10-6,  tim Brahmana IST AKPRIND akhirnya harus mengakui keunggulan Thailand yang mampu meraih “APPARE” dalam waktu 2 menit lebih 2 detik.

Selengkapnya saksikan video perjuangan tim Brahmana IST AKPRIND